Peter Schmeichel Puji Debut Senne Lammens, Sindir Onana dan Bayindir

Peter Schmeichel memuji debut Senne Lammens di bawah mistar Manchester United sembari menyindir kesalahan berulang Andre Onana dan Altay Bayindir.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 07 Oktober 2025, 06:31 WIB
Kiper Manchester United Senne Lammens bereaksi dalam laga Liga Inggris antara Manchester United dan Sunderland di Old Trafford, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta Legenda Manchester United, Peter Schmeichel, memberikan pujian kepada Senne Lammens usai tampil solid dalam debutnya saat Setan Merah menang 2-0 atas Sunderland. Namun, ia juga melontarkan kritik tajam kepada Andre Onana dan Altay Bayindir yang dinilai terlalu sering melakukan kesalahan fatal.

Lammens, kiper muda asal Belgia berusia 23 tahun, dipercaya Ruben Amorim untuk turun sebagai starter menggantikan Bayindir yang tampil inkonsisten. Keputusan itu berbuah manis dengan catatan nirbobol dalam laga yang sekaligus menandai harapan baru di sektor penjaga gawang United.

Schmeichel mengaku lega melihat performa yang stabil setelah serangkaian blunder dalam beberapa musim terakhir. Ia menyebut tim terlalu sering kehilangan poin akibat kesalahan individu para kiper.


Hal yang Lama Tak Terlihat di MU

Aksi Senne Lammens pada laga pekan ke-7 Premier League antara Manchester United vs Sunderland di Old Trafford - AP Photo/Dave Thompson

Berbicara di program Monday Night Club, Schmeichel mengatakan, “Kita harus ingat berapa banyak gol yang kebobolan karena kesalahan kiper dalam beberapa tahun terakhir — sembilan musim ini saja, terlalu banyak. Saat saya bermain, target saya menyelamatkan tim dari kehilangan 10 poin, bukan memberikannya.”

Ia memuji penampilan Lammens yang tampil tenang meski tak banyak diuji. “Anak muda ini tak banyak mendapat peluang menunjukkan kemampuan, tapi dia melakukannya dengan baik. Kepercayaan dirinya tumbuh, dan itu juga membuat para bek lebih tenang,” ujarnya.

Meski begitu, Schmeichel mengingatkan agar publik tidak terburu-buru memberi penilaian. “Masih terlalu dini untuk menilai. Kita akan tahu kualitas sebenarnya ketika dia menghadapi kesalahan dan harus bangkit dari situ,” tambahnya.


Ujian Sebenarnya Akan Datang

Kiper Manchester United, Senne Lammens (Dok. MUFC Official)

Lammens direkrut pada musim panas sebagai bagian dari proyek Amorim meremajakan skuad. Meski pengalaman seniornya masih terbatas, performa impresif dalam latihan membuatnya dipercaya tampil di laga Premier League.

Debut bersih tanpa kebobolan memberi secercah harapan bagi lini pertahanan United yang belakangan sering goyah. Namun, tantangan sesungguhnya akan datang setelah jeda internasional, ketika United dijadwalkan menghadapi Liverpool pada 19 Oktober.

Jika mampu menjaga konsistensi, Lammens berpeluang besar merebut posisi utama dari Bayindir dan menegaskan dirinya sebagai masa depan di bawah mistar Old Trafford. Namun, seperti yang diingatkan Schmeichel, perjalanan menuju status kiper top baru saja dimulai.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya