Mantan Bos Timnas Inggris Beberkan Titik Lemah Taktik 3 Bek Ruben Amorim di MU

Mantan manajer Timnas Inggris, Glenn Hoddle turut mengomentari perbincangan mengenai taktik Ruben Amorim di Manchester United.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 06 Oktober 2025, 13:59 WIB
Ekspresi Ruben Amorim usai laga Manchester City vs Manchester United pada pekan ke-4 Premier League 2025/2026 - AP Photo/Dave Thompson

Liputan6.com, Jakarta Mantan manajer Timnas Inggris, Glenn Hoddle turut mengomentari perbincangan mengenai taktik Ruben Amorim di Manchester United. Ia menilai taktik sang pelatih itu sebenarnya taktik yang bagus, kendati memang ia menekankan ada aspek yang perlu dibenahi Amorim.

Semenjak menjadi manajer Manchester United tahun lalu, Amorim memperkenalkan sistem baru di skuad Setan Merah. Ia membuat Bruno Fernandes dkk bermain dengan skema tiga bek, atau tepatnya dalam skema 3-4-2-1.

Belakangan ini taktik tersebut ramai dikritik oleh berbagai pihak. Para pemain MU dinilai tidak cocok bermain dengan skenario tersebut, dan mereka menilai Ruben Amorim perlu memainkan skema empat bek di skuad Setan Merah.

Hoddle sendiri menilai tidak ada yang salah dengan taktik Amorim itu. Ia menilai taktik tiga bek sang pelatih punya potensi yang besar untuk membuat Setan Merah tampil dengan lebih baik.

Simak analisis lengkap Hoddle di bawah ini.


Berbahaya Saat Pegang Bola

Bryan Mbeumo (kanan) dari Manchester United merayakan bersama Bruno Fernandes setelah mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Burnley di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu, 30 Agustus 2025. (AP Photo/Ian Hodgson)

Dalam pengamatannya, Hoddle menilai MU sebenarnya cukup nyaman bermain di skema tiga bek ini. Ia menyebut bahwa Setan Merah terlihat sangat berbahaya ketika menguasai bola.

Ia menyebut bahwa skema ini teruji ketika MU menghadapi tim top seperti Arsenal dan Liverpool. Jadi ia menilai taktik tiga bek ini bukan sesuatu yang jelek untuk Setan Merah.

"Saya menyukai sistem ini terutama ketika mereka menguasai bola. Ketika mereka menguasai bola mereka sangat berbahaya dan mereka menunjukkan itu saat menghadapi Liverpool di musim lalu dan juga ketika menghadapi Arsenal di awal musim ini," beber Hoddle.


Benahi Lini Tengah

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, mencetak gol ke gawang Chelsea pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Sabtu (20/9/2025) malam WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Meski begitu, Hoddle juga menemukan titik lemah taktik Ruben Amorim itu. Ia menilai bahwa lini tengah jadi kendala utama MU dari skema tiga bek ini.

Ia menyebut bahwa ketika MU diserang lawan, lini tengah mereka tidak proaktif untuk turun membantu pertahanan. Ini yang menurutnya jadi tiitk lemah yang dieksploitasi oleh lawan.

"Saya rasa masalah dari taktik ini terletak di aspek bertahan mereka, Amorim harus mengubah cara mereka bertahan. Manchester United tidak bisa melakukan pressing kepada pemain lawan, apalagi ketika Bruno dan Casemiro jadi starter di lini tengah," pungkas mantan bos Timnas Inggris tersebut.


Kembali ke Jalur Kemenangan

Gelandang Manchester United, Mason Mount (kanan) dan Amad, merayakan gol pembuka dalam pertandingan Premier League melawan Sunderland di Old Trafford, Manchester, Sabtu (4/10/2025) malam. (Paul ELLIS / AFP)

Pada akhir pekan kemarin, Ruben Amorim membuktikan bahwa taktik tiga beknya bekerja dengan baik. Ini terlihat ketika mereka berhadapan dengan Sunderland di Old Trafford.

Di laga itu MU tampil dominan atas sang tamu dan berhasil menang dengan skor 2-0 berkat gol Mason Mount dan Benjamin Sesko.

Sumber: Centredevils

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya