Hansi Flick Tidak Yakin Lamine Yamal Bisa Main di El Clasico

Hansi Flick mengakui kondisi Lamine Yamal belum ideal usai cedera pangkal paha kambuh. Ketersediaannya di El Clasico kontra Real Madrid masih diragukan.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 05 Oktober 2025, 01:01 WIB
Aksi Lamine Yamal pada laga pramusim antara Barcelona vs Como 1907 (Dok. @FCBarcelona)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui kondisi Lamine Yamal masih belum ideal untuk kembali bermain. Sang pemain muda kembali mengalami cedera pangkal paha yang sempat membuatnya absen beberapa pekan lalu.

Cedera ini kambuh tak lama setelah Yamal pulih dari masalah serupa yang dialaminya saat membela timnas Spanyol. Barcelona memperkirakan waktu pemulihan sang pemain bisa mencapai tiga minggu.

Dengan perkiraan tersebut, peluang Yamal tampil di laga El Clasico kontra Real Madrid pada 26 Oktober masih terbuka, tetapi Flick menegaskan belum ada kepastian.


Flick: Lebih Baik, Tapi Sebaik Seharusnya

Nuno Mendes melanggar Lamine Yamal dalam laga pembuka Liga Champions antara Barcelona dan PSG di Lluis Companys Olympic Stadium, 1 Oktober 2025. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Dalam keterangannya kepada media, Flick mengungkapkan bahwa kondisi Yamal masih belum stabil dan proses pemulihan harus dijalani dengan hati-hati. "Saya berbicara dengannya hari ini, memang lebih baik, tapi belum baik," ujar Flick.

"Dengan cedera seperti ini, sulit memastikan kapan dia bisa bermain. Tidak bisa dikatakan apakah dua, tiga, atau empat minggu lagi, atau apakah dia bisa tampil di Clasico. Kami harus menunggu."

Flick menambahkan, Yamal saat ini berlatih bersama tim pemulihan dan akan terus dipantau perkembangannya dalam beberapa pekan ke depan.


Kritik untuk Timnas Spanyol dan Fokus Pemulihan

Robert Lewandowski merayakan golnya ke gawang Real Sociedad bersama Lamine Yamal, Minggu (28/9/2025) (AP Photo/Joan Monfort)

Cedera Yamal diketahui berawal dari jeda internasional bulan September bersama timnas Spanyol. Flick sempat menuding staf tim nasional tidak melindungi sang pemain karena memaksanya bermain meski belum bugar sepenuhnya.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, sebelumnya membantah tudingan itu, namun kemudian mengakui Yamal memang tidak dalam kondisi 100% saat pemusatan latihan. Flick menegaskan dirinya tidak menyesal mengkritik pihak federasi.

"Saya ingin melindungi pemain saya. Saya tahu situasinya sulit, baik bagi saya maupun bagi De la Fuente."

"Tapi saya harus menjaga pemain saya, karena itu saya berbicara lebih keras dari biasanya. Saya tidak menyesalinya," kata Flick.

Ia berharap ke depan klub, pemain, dan federasi bisa bekerja sama dalam menangani cedera pemain. "Sekarang yang terpenting adalah mengelola situasi ini bersama. Klub, pemain, dan Federasi Spanyol harus menanganinya dengan baik," tutupnya.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya