Penjelasan TNI soal Video Viral Bendera Sobek saat Gladi Bersih HUT TNI

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/10). Insiden bendera sobek dikarenakan bahan kain bendera yang kurang baik.

oleh Tim NewsDiterbitkan 03 Oktober 2025, 15:58 WIB
Sejumlah tank melintas saat parade alutsista pada perayaan HUT ke-74 TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2019). Perayaan HUT ke-74 TNI ini diikuti oleh 6.806 prajurit. (Liputan6.com/JohanTallo)

Liputan6.com, Jakarta Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan bendera merah-putih sobek saat gladi bersih HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta Pusat. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Freddy Ardianzah langsung memberikan penjelasan. 

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/10). Menurutnya, insiden bendera sobek dikarenakan bahan atau kain bendera yang kurang baik.

"Jadi dalam gladi, saya jelaskan disini juga, bahwa dalam gladi, latihan, atau korehersial itu, kita memang menguji, selain kemampuan prajurit, menguji material yang kita gunakan," kata Freddy kepada wartawan di Monas, Jakarta, Jumat (3/10). 

"Pada saat kemarin kan, angin di atas 20 knot itu cukup kencang. Jadi bahan kain yang kita gunakan juga kurang bagus. Sehingga ada sedikit miss disitu," sambungnya.

Ganti Bendera

Berkat latihan itu pihaknya mengetahui kemampuan dan kekurangan dari bahan-bahan kain bendera. Sehingga bisa langsung diganti untuk latihan selanjutnya. 

"Sehingga Alhamdulillah di gladi bersih ini berjalan dengan lancar, merah putih berkibar," jelasnya.

Dia meminta dukungan masyarakat agar TNI bisa semakin dekat dan bersatu dengan rakyat seiring dengan bertambahnya usia TNI.

*Kemudian respons cepat di setiap permasalahan yang ada. Ini saya kira sangat penting ya, karena memang di saat bapak Presiden Republik Indonesia menginginkan kita respons cepat dan bersinergi dengan seluruh komponen lainnya, kita harus bersiap dengan perintah itu," ucapnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya