Ruben Amorim Diminta Coret Benjamin Sesko, Gantikan dengan Bintang MU Ini

Manchester United kembali jadi sorotan setelah gagal tampil konsisten di awal musim Premier League. Dari enam laga pertama, tim asuhan Ruben Amorim hanya mampu meraih dua kemenangan.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 03 Oktober 2025, 13:35 WIB
Benjamin Sesko dari Manchester United menyapa para penggemar selama pertandingan Premier League antara Manchester United dan Arsenal di Stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Minggu, 17 Agustus 2025. (Foto AP/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali jadi sorotan setelah gagal tampil konsisten di awal musim Premier League. Dari enam laga pertama, tim asuhan Ruben Amorim hanya mampu meraih dua kemenangan.

Situasi ini menambah tekanan bagi Amorim yang masih kesulitan menemukan formula terbaik sejak menggantikan Erik ten Hag pada November lalu. Dalam 34 pertandingan liga, ia hanya mampu mengumpulkan 33 poin.

Kedatangan sejumlah pemain baru seperti Benjamin Sesko, Matheus Cunha, dan Bryan Mbeumo sejauh ini belum memberi dampak besar. Tiga penyerang anyar itu baru menyumbang dua gol di liga.

Mantan gelandang Manchester United, Owen Hargreaves, menilai salah satu solusi ada pada posisi Bruno Fernandes. Ia menyarankan agar Bryan Mbeumo dimainkan sebagai striker demi mengembalikan peran kapten United ke posisi terbaiknya.


Bruno Fernandes Dinilai Tidak Maksimal

Bryan Mbeumo (kanan) dari Manchester United merayakan bersama Bruno Fernandes setelah mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Burnley di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu, 30 Agustus 2025. (AP Photo/Ian Hodgson)

Ruben Amorim harus mengubah susunan pemain untuk memberi tempat kepada rekrutan baru. Bruno Fernandes pun dipaksa bermain lebih dalam ketimbang peran biasanya.

Hargreaves menilai keputusan itu membuat Fernandes kehilangan pengaruh di area serangan. Menurutnya, kapten United seharusnya kembali dimainkan di posisi nomor 10.

“Mereka memutuskan untuk mendatangkan pencetak gol dengan merekrut pemain Premier League seperti Cunha dan Mbeumo, dan saya suka itu,” ujar Hargreaves kepada TNT Sports.

“Tapi sekarang Bruno harus bermain lebih dalam untuk mendapat bola dan menciptakan peluang. Dia tidak bermain di posisi naturalnya, dia bermain lebih ke dalam,” lanjutnya.


Kritik Terhadap Strategi Transfer

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, mencetak gol ke gawang Chelsea pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Sabtu (20/9/2025) malam WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Musim lalu, Fernandes dan Amad Diallo tampil menonjol di posisi nomor 10. Namun kehadiran Cunha dan Mbeumo justru membuat Amorim mengorbankan dua pemain terbaiknya.

Hargreaves menilai kebijakan transfer United tidak seimbang. Mereka mendatangkan pemain untuk posisi yang sudah kuat, tetapi melupakan kebutuhan di sektor lain.

“Bruno kini bermain sebagai gelandang box-to-box. Padahal dia salah satu kreator terbaik di liga. Jadi Anda harus memainkannya di posisi naturalnya,” kata Hargreaves.

“Karena mereka bermain dengan dua nomor 10, bisa dibilang dua pemain terbaik musim lalu adalah Amad dan Bruno. Lalu mereka membeli dua nomor 10 lagi dalam diri Cunha dan Mbeumo ketika tidak punya kiper atau striker,” tegasnya.

Lanjut Baca:

Meski Amorim kerap teguh dengan sistem yang ia terapkan, Hargreaves mendorong adanya perubahan kecil. Ia menilai Bruno harus lebih dekat dengan area berbahaya lawan. Menurutnya, memainkan Mbeumo sebagai penyerang tengah bisa jadi opsi. Hal itu akan membuat Fernandes lebih leluasa berkreasi di sepertiga akhir lapangan. “Saya ingin melihat Bruno bermain sebagai nomor 10, mungkin dengan Mbeumo sebagai nomor 9,” kata Hargreaves. “Jika ada Cunha dan Bruno sebagai dua nomor 10 ditambah Mbeumo, itu bagus.” “Mungkin memainkan Amad sebagai wing-back kiri jika ingin tetap dengan formasi itu. Saya hanya merasa tidak adil Bruno dikritik. Sulit membayangkan di mana posisi United tanpa dirinya,” ucap Hargreaves.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya