Ketua IMI: MotoGP Indonesia 2025 Jadi Momentum Penting Dunia Otomotif Indonesia

Ketua IMI Moreno menyambut baik pelaksanaan MotoGP Indonesia 2025 karena membantu meningkatkan minat balap anak muda sehingga bisa mencetak pembalap nasional.

oleh ThomasDiterbitkan 01 Oktober 2025, 19:10 WIB
Jumpa pers ketua IMI Moreno Soeprapto (Liputan6.com/Thomas)

Liputan6.com, Jakarta- Ketua umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Moreno Soeprapto menegaskan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 3-5 Oktober 2025. Ajang ini dianggap sebagai momentum penting untuk kemajuan dunia otomotif Indonesia.

Dalam jumpa pers di kantor IMI, Senayan, Moreno melihat kehadiran MotoGP di Indonesia menjadi kebanggaan sekaligus momentum penting untuk menunjukkan kapasitas bangsa dalam menggelar event internasional. Pasalnya MotoGP merupakan ajang olahraga otomotif paling bergengsi di dunia.

"IMI sejak awal berkomitmen mendukung penuh terselenggaranya MotoGP di Mandalika. Tidak hanya sebatas ajang balap, tetapi MotoGP Mandalika adalah simbol kemajuan Indonesia di mata dunia, sekaligus wadah untuk mendorong pertumbuhan sport tourism yangmenjadi fokus pemerintah," ujar Ketua Umum IMI,

Ketua Umum IMI menegaskan bahwa MotoGP Mandalika dapat menjadi stimulan bagi lahirnya lebih banyak event otomotif baik di tingkat daerah maupun nasional. Dengan keberhasilan Mandalika, diharapkan pemerintah daerah, komunitas, dan industri akan semakin terdorong untuk menyelenggarakan ajang otomotif lain yang memberi dampak ekonomi dan sosial.

"MotoGP Indonesia adalah pemantik. Dengan suksesnya ajang ini, kita berharap semakin banvak event otomotif lahir di berbagai daerah, yang pada gilirannya memperluas manfaat bagi masyarakat dan memperkuat ekosistem otomotif Indonesia," mantan pembalap nasional itu.


Membangkitkan Minat Balap

Jumpa pers ketua IMI Moreno Soeprapto (Liputan6.com/Thomas)

Dampak nyata pelaksanaan MotoGP di Indonesia menurut Moreno ada pada pembinaan generasi muda pembalap Indonesia. Bisa menonton langsung para pembalap dunia dari dekat akan memotivasi anak-anak uda Indonesia untuk menekuni olahraga balap secara serius.

IMI berkomitmen menyiapkan jalur pembinaan berjenjang, mulai dari balap motor tingkat daerah, nasional, hingga kejuaraan internasional, agar bibit pembalap muda Indonesia memiliki kesempatan meniti karier menuju MotoGP. Ajang Mandalika menjadi jendela inspirasi sekaligus wadah pembelajaran teknis, karena IMI juga melibatkan SDM lokal seperti marshal, steward, dan race official yang berinteraksi langsung dengan standarpenyelenggaraan dunia.

"MotoGP Indonesia di Mandalika adalah ruang belajar sekaligus motivasi. Kami ingin suatu saat anakmuda Indonesia tidak hanya menonton di Mandalika, tetapi juga turun ke lintasan sebagai pembalap MotoGP," tegas Moreno.

Lanjut Baca:

Dalam rangka itu, IMI terus mendorong program pembinaan berjenjang, mulai dari level daerah hingga nasional, sebagai jalan menuju lahirnya pembalap berkelas dunia. IMI dalam juga siap memanggil ATPM untuk melakukan sinergi dalam pembinaan pembalap muda. "IMI akan undang ATPM bagaimana kita bisa menciptakan juara-juara itu," tutur Moreno.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya