Rapat di DPR, Kepala BGN Sebut Lebih dari 6.457 Orang Terdampak Keracunan MBG

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 01 Oktober 2025, 17:25 WIB
Rapat di DPR, Kepala BGN Sebut Lebih dari 6.457 Orang Terdampak Keracunan MBG
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengikuti rapat kerja bersama dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (1/10/2025). Dadan Hidayana melaporkan lebih dari 6.457 orang terdampak keracunan makanan bergizi gratis (MBG). Ia menyampaikan data tersebut saat Rapat Kerja (Raker) yang digelar Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji serta Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar tentang penanganan kasus MBG. Data tersebut merupakan rekapitulasi yang dimutakhirkan hingga 30 September 2025. Dadan juga memetakan kasus keracunan MBG dalam tiga wilayah: I yang mencakup Sumatera, II di Pulau Jawa, dan III di Indonesia Timur. Saat raker, Dadan Hidayana juga membenarkan adanya beberapa Satuan Penyedia Program Gizi (SPPG) yang tidak menerapkan standar operasional prosedur (SOP) saat mempersiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satunya terkait waktu memasak dan bahan baku yang digunakan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (kanan-depan) bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah-depan) saat mengikuti rapat kerja bersama dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (1/10/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengikuti rapat kerja bersama dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (1/10/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hidayana melaporkan lebih dari 6.457 orang terdampak keracunan makanan bergizi gratis (MBG). (merdeka.com/Arie Basuki)
Dadan menyampaikan data tersebut saat Rapat Kerja (Raker) yang digelar Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji serta Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar tentang penanganan kasus MBG. (merdeka.com/Arie Basuki)
Data tersebut merupakan rekapitulasi yang dimutakhirkan hingga 30 September 2025. (merdeka.com/Arie Basuki)
Dadan juga memetakan kasus keracunan MBG dalam tiga wilayah: I yang mencakup Sumatera, II di Pulau Jawa, dan III di Indonesia Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)
Saat raker, Dadan Hidayana juga membenarkan adanya beberapa Satuan Penyedia Program Gizi (SPPG) yang tidak menerapkan standar operasional prosedur (SOP) saat mempersiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satunya terkait waktu memasak dan bahan baku yang digunakan. (merdeka.com/Arie Basuki)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya