Liputan6.com, Jakarta - David Schwartz, Chief Technology Officer (CTO) Ripple Labs, mengumumkan rencananya untuk mundur dari jabatan eksekutif pada akhir 2025. Meski begitu, ia akan tetap aktif di dewan direksi perusahaan sehingga masih berperan dalam menentukan arah strategi jangka panjang Ripple.
Dikutip dari coinmarketcap, Kamis (2/10/2025), Schwartz adalah salah satu tokoh kunci dalam perkembangan Ripple. Sejak bergabung di awal berdirinya perusahaan dan kemudian menjabat CTO pada 2018, ia memainkan peran penting dalam membangun teknologi blockchain Ripple, mengembangkan XRP Ledger, serta memperluas jaringan RippleNet untuk pembayaran lintas batas.
Advertisement
Ripple menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari transisi kepemimpinan yang sudah direncanakan, bukan peristiwa mendadak. Dengan posisinya di dewan direksi, keberlanjutan visi perusahaan diyakini tetap terjaga.
Kepergian Schwartz dari posisi eksekutif terjadi di tengah upaya Ripple menghadapi tantangan regulasi di Amerika Serikat serta memperluas kerja sama global, khususnya di Asia dan Timur Tengah.
Meski tidak lagi menangani operasional teknis harian, keahlian dan reputasi Schwartz di dunia blockchain masih dianggap sebagai faktor penstabil bagi Ripple. Para analis memprediksi Ripple akan menunjuk penerus dengan pengalaman mendalam di bidang penskalaan blockchain dan infrastruktur keuangan, sekaligus membawa energi baru bagi divisi teknologi perusahaan.
Langkah ke Depan
Di sisi lain, mundurnya Schwartz justru memberi ruang baginya untuk lebih fokus pada inovasi tingkat tinggi dan kebijakan industri. Kehadirannya di dewan direksi dipandang penting untuk menjaga kepercayaan investor, mitra, serta komunitas kripto, terutama di tengah ketidakpastian regulasi.
Sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia kripto, kontribusi David Schwartz tetap menjadi bagian penting dari perjalanan Ripple dalam mendorong adopsi sistem pembayaran berbasis blockchain secara global.
Pesan Penting Pakar Kripto ke Komunitas XRP: Jangan Remehkan Investor Ritel!
Pakar kripto populer, Pumpius, mengirimkan pesan yang sangat emosional dan penting kepada seluruh komunitas XRP. Intinya: pemegang XRP dengan jumlah investasi kecil tidak boleh diremehkan.
Dikutip dari coinmarketcap, Selasa (30/9/2025), menurut Pumpius, sebuah investasi kecil—misalnya USD 100 atau USD 500—memiliki makna yang jauh lebih besar daripada angkanya.
Ia menjelaskan bahwa uang sekecil itu mencerminkan pengorbanan nyata, kerja keras, dan keyakinan pada masa depan keuangan yang lebih baik.
"Investasi kecil itu memiliki bobot yang jauh melampaui ukurannya," ujar Pumpius.
Ia mengingatkan bahwa banyak investor ritel (investor kecil) tidak menggunakan uang sisa, melainkan uang yang mereka peroleh melalui jam kerja yang panjang dan usaha keras.
Visi Bersama Lebih Penting dari Jumlah
Meskipun Pumpius sendiri mengaku memiliki simpanan XRP yang sangat besar (jutaan koin), ia segera menegaskan bahwa ukuran kepemilikan tidak membuat satu investor lebih penting dari yang lain.
Yang menyatukan komunitas XRP, katanya, adalah:
- Visi bersama untuk bebas dari sistem keuangan lama.
- Kepercayaan pada XRP Ledger sebagai pondasi sistem keuangan baru.
"Dari pengumpul terkecil hingga paus terbesar, kita disatukan oleh visi yang sama," tegasnya.