Liputan6.com, Jakarta Seorang pria berinisial AZH ditemukan tewas di dalam sebuah rumah di Jalan Malaka II, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (30/9/2025).
Pria berusia sekitar 42 tahun itu, diduga meninggal lantaran bunuh diri.
Advertisement
Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak menerangkan, pihaknya telah memeriksa N (44), yang pertama kali menemukan korban. N dengan korban merupakan pasangan suami istri.
Menurut keterangan, ia baru saja pulang dari rumah anak mereka di kawasan Malaka III sekitar pukul 11.00 WIB. Begitu masuk ke rumah, ia mendapati suaminya sudah tergantung di kamar belakang dalam kondisi meninggal dunia.
"Awal kejadian saksi menjelaskan bahwa setelah kembali dari rumah anaknya yang beralamat di Jalan Malaka III, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di kamar belakang," kata Reonald dalam keterangan tertulis, Rabu (1/10/2025).
Diduga Frustasi Karena Judi Online
Dalam kepanikan, istri korban langsung melapor kepada Ketua RT setempat. Tak butuh waktu lama, kabar tersebut menyebar ke warga sekitar.
Polisi dari Polsek Cilincing segera turun ke lokasi melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan. Informasi dari keluarga menyebutkan, korban diduga frustasi akibat kecanduan judi online.
"Korban dan saksi (istrinya) tidak ada masalah keluarga dan korban sering main judi online dan dugaan sementara kematian korban akibat gantung diri karena frustasi," tandas dia
Bunuh Diri Bukan Jawaban Solusi
KONTAK BANTUAN
Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.
Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku
Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.
Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.