14 Fakta Menarik Jelang Duel Galatasaray vs Liverpool di Liga Champions

Liverpool akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Galatasaray pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2025/2026. Laga ini akan digelar di RAMS Park, Istanbul, Rabu (1/10) dini hari WIB.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 30 September 2025, 18:07 WIB
Hugo Ekitike (kedua dari kiri) masuk ke lapangan menggantikan Cody Gakpo di laga Liverpool vs Atletico Madrid di Anfield di Liga Champions 2025/2026, Kamis (18/09/2025). (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta Liverpool akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Galatasaray pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2025/2026. Laga ini akan digelar di RAMS Park, Istanbul, Rabu (1/10) dini hari WIB.

The Reds, yang kini ditangani Arne Slot, berangkat dengan modal kemenangan dramatis 3-2 atas wakil Spanyol, Atletico Madrid pada laga perdana.

Sementara itu, Galatasaray masih mencari kemenangan pertama mereka usai tumbang dengan skor telak 1-5 dari Eintracht Frankfurt pada matchday pembuka lalu.

Berikut deretan fakta menarik yang patut disimak sebelum duel sengit ini:


Rekor Pertemuan

Victor Osimhen saat ini memperkuat Galatasaray. (JOHN THYS / AFP)

Liverpool dan Galatasaray sudah empat kali saling berhadapan di Liga Champions. Pada musim 2001/2002, keduanya bermain imbang 0-0 di Anfield dan 1-1 di Istanbul.

Di fase grup 2006/2007, masing-masing klub sukses menang di kandangnya dengan skor identik 3-2.


Catatan Liverpool di Turki

Pemain Liverpool, Virgil van Dijk, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada laga matchday 1 League Phase Liga Champions 2025/2026 di Anfield, Kamis (18/9/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Dari 12 pertemuan dengan klub asal Turki, Liverpool mengoleksi enam kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kekalahan.

The Reds baru sekali menang di tanah Turki, tepatnya 2-1 atas Trabzonspor pada playoff Liga Europa 2010/2011.

Hingga kini, Liverpool belum pernah mencatat clean sheet saat bertandang ke Turki.


Statistik Khusus The Reds

Arne Slot Slot diperkenalkan sebagai pelatih kepala, bukan manajer seperti Klopp. Peran Slot ini menandai era baru dalam struktur manajemen Liverpool. The Reds baru-baru ini diketahui tengah melakukan restrukturisasi di sisi manajemen. (AFP/John Thys)

Liverpool hanya butuh satu gol lagi untuk mencatatkan 300 gol tandang di kompetisi Eropa.

Mohamed Salah tinggal dua gol menuju torehan 250 gol bersama klub di semua ajang.

Arne Slot akan mencatatkan laga ke-70 sepanjang kariernya sebagai pelatih di kompetisi Eropa, sekaligus pertemuan pertamanya melawan tim asal Turki.

Milos Kerkez menjadi satu-satunya pemain Liverpool yang tampil di sembilan laga awal musim ini.

The Reds sukses memenangi enam dari tujuh laga tandang terakhir mereka di kompetisi Eropa.


Catatan Galatasaray

Mauro Icardi (30’) yang jadi algojo menunaikan tugasnya dengan tendangan panenka. (Yusuf Dursun/Dia Images via AP)

Galatasaray hanya menelan tiga kekalahan dari 19 laga kandang terakhir di kompetisi Eropa.

Namun, mereka tidak pernah menang dalam tujuh laga Eropa terakhir (empat imbang, tiga kalah).

Pada laga pertama musim ini, Galatasaray sempat unggul cepat lewat Yunus Akgun, tapi akhirnya dihantam Eintracht Frankfurt 1-5.

Sang pelatih Okan Buruk punya kenangan manis menghadapi Liverpool. Ia mencetak gol saat Galatasaray menang 3-2 pada Desember 2006, dan kini kembali memimpin klub sejak 2022.

Musim lalu, Galatasaray menegaskan dominasi domestik dengan merebut gelar Liga Turki untuk ketiga kalinya secara beruntun. Mereka menutup musim dengan 95 poin dari 30 kemenangan, lima imbang, dan hanya sekali kalah dari rivalnya, Besiktas.

Sumber: Liverpool FC


Klasemen League Phase Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya