4 Aturan Ketat Massimiliano Allegri yang Ubah Wajah AC Milan

Massimiliano Allegri membawa angin segar bagi AC Milan sejak kembali duduk di kursi pelatih. Ia tidak hanya membenahi permainan di lapangan, tetapi juga menanamkan aturan disiplin di luar pertandingan.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 25 September 2025, 21:45 WIB
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, dalam laga Serie A melawan Lecce di Stadion Via del Mare, Lecce, Italia, Sabtu (30 Agustus 2025). (Giovanni Evangelista/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta Massimiliano Allegri membawa angin segar bagi AC Milan sejak kembali duduk di kursi pelatih. Ia tidak hanya membenahi permainan di lapangan, tetapi juga menanamkan aturan disiplin di luar pertandingan.

Rossoneri kini meraih empat kemenangan beruntun di semua ajang tanpa sekali pun kebobolan. Hasil tersebut membuat suasana tim semakin kondusif dan penuh semangat.

Namun, kesuksesan ini tidak lepas dari regulasi baru yang diterapkan Allegri. Ia meyakini disiplin di luar lapangan akan berdampak positif pada performa tim.

Corriere della Sera melaporkan bahwa aturan ini mencakup bahasa, aturan berpakaian, hingga kebiasaan saat makan. Semua diberlakukan demi kebersamaan dan rasa memiliki yang lebih kuat.


Aturan Baru Allegri di Milan

Massimiliano Allegri saat menyaksikan AC Milan menjamu Cremonese di pekan pertama Serie A 2025/2026 di San Siro, Minggu (24/08/2025). (AP Photo/Luca Bruno).

Allegri langsung membuat perubahan begitu memimpin skuad Milan. Ia menegaskan bahwa setiap pemain maupun staf wajib berbicara dalam bahasa Italia.

Selain itu, seluruh anggota tim juga diwajibkan mengikuti ritiro atau karantina sebelum pertandingan. Hal ini bertujuan menjaga fokus penuh jelang laga.

Ia juga melarang kebiasaan lama yang membiarkan pemain dan staf duduk di meja terpisah. Kini, semua harus makan bersama di satu meja untuk menumbuhkan solidaritas.


Penerapan Aturan Berpakaian

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memberikan instruksi kepada Alexis Saelemaekers saat laga Serie A melawan Cremonese di Stadion San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 23 Agustus 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Salah satu aturan yang paling menonjol adalah soal aturan berpakaian. Allegri meminta setiap pemain, staf, bahkan juru masak tampil dengan seragam resmi saat laga tandang.

Mereka diwajibkan mengenakan jas dan dasi sebagai bentuk identitas klub. Hal ini menjadi pengingat akan tradisi lama era Silvio Berlusconi.

Pesan yang ingin ditegaskan adalah kebersamaan tanpa pengecualian. Tidak ada perbedaan status antara pemain bintang dengan staf pendukung.


Efek Positif bagi Tim

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri. (AFP/Stefano RELLANDINI)

Dengan aturan ini, atmosfer ruang ganti Milan dinilai lebih solid. Tidak ada lagi kelompok-kelompok kecil yang memecah kebersamaan.

Kedisiplinan juga tercermin di lapangan. Milan tampil lebih fokus dan konsisten dalam empat laga terakhir.

Para pengamat menilai langkah Allegri sebagai strategi cerdas. Disiplin yang dibangun di luar lapangan berkontribusi pada performa gemilang tim.


Persaingan Sengit di Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya