Misi Berat Bryan Mbeumo: Menghidupkan Lini Depan Manchester United

Bryan Mbeumo bersinar di Manchester United lewat energi dan kerja keras, namun tuntutan besar hadir untuk mengulang ketajamannya di Brentford.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 25 September 2025, 16:34 WIB
Ekspresi Bryan Mbuemo pada laga MU vs Arsenal di pekan ke-1 Premier League 2025/2026 - AP Photo/Dave Thompson

Liputan6.com, Jakarta Bryan Mbeumo baru saja memasuki babak baru dalam kariernya setelah meninggalkan Brentford dan bergabung dengan Manchester United senilai £71 juta.

Statistik awal mungkin tampak mengecewakan, hanya satu gol dalam lima laga, berbeda jauh dengan start musim lalu ketika ia sudah mencetak empat gol. Namun, realita di lapangan bercerita lain: Mbeumo disebut-sebut sebagai pemain terbaik United sejauh ini.

Dengan kecepatan, tenaga, dan sentuhan pertama yang halus, Mbeumo berhasil memberi warna pada lini depan United yang sempat dianggap monoton. Ia menjadi motor serangan dalam laga-laga krusial, termasuk ketika menghadapi Arsenal, Burnley, hingga Chelsea. Tak heran jika ia terpilih sebagai pemain terbaik klub pada bulan Agustus.

Meski begitu, sorotan kini mengarah pada kemampuannya mengonversi energi tersebut menjadi gol. United mendatangkannya bukan hanya untuk berlari tanpa henti, tapi juga untuk menambah jumlah gol yang sangat dibutuhkan tim.

Laga melawan mantan klubnya, Brentford, akhir pekan ini bisa menjadi momentum penting untuk membuktikan hal itu.


Energi Tanpa Henti di Lini Serang

Penyerang Manchester United (MU), Bryan Mbeumo, dibayangi winger Arsenal, Gabriel Martinelli, dalam laga pekan pertama Premier League 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (17/8/2025) malam WIB. MU kalah 0-1 dari Arsenal dalam laga ini. (Paul ELLIS / AFP)

Sejak awal musim, Mbeumo menunjukkan karakter khasnya: pekerja keras yang tidak kenal lelah. Ia melepaskan rata-rata tiga tembakan per laga, meski sempat tampil pasif saat melawan Fulham. Dalam laga lain, ia konsisten menekan lawan dan membuat lini pertahanan lawan sibuk sepanjang pertandingan.

Thomas Frank, mantan pelatihnya di Brentford, pernah memuji dedikasi Mbeumo pada 2023. “Etos kerjanya luar biasa. Tidak banyak winger yang bekerja sekeras dia dan begitu penting untuk tim,” ujarnya kala itu.

Pandangan serupa datang dari Ruben Amorim, pelatih United saat ini, yang menilai Mbeumo memberi dimensi berbeda pada permainan berkat kecepatan dan sentuhan pertamanya.

Daya juang tersebut juga menular kepada rekan setimnya. Amorim mengaku bisa merasakan atmosfer Old Trafford berubah ketika Mbeumo memimpin pressing. Sorakan penonton, adrenalin tim, hingga kecepatan dalam memanfaatkan momentum kerap hadir dari aksi agresif sang penyerang.


Peran Kunci dalam Laga Besar

Bryan Mbeumo (kanan) dari Manchester United merayakan bersama Bruno Fernandes setelah mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Burnley di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu, 30 Agustus 2025. (AP Photo/Ian Hodgson)

Kontribusi Mbeumo bukan hanya soal gol. Dalam kemenangan atas Chelsea, ia memaksa kiper Robert Sanchez melakukan pelanggaran yang berujung kartu merah, membuka jalan bagi United menguasai pertandingan. Meski tidak mencetak gol, pergerakannya membangkitkan semangat tim dan membuatnya mendapat standing ovation dari suporter.

Lanjut Baca:

Bruno Fernandes menegaskan bahwa agresivitas Mbeumo sejak menit awal menjadi kunci. “Kami mendapat kartu merah karena mentalitas kami begitu kuat sejak awal. Bryan yang memulainya dengan berlari tanpa henti,” ujar sang kapten. Momen itu juga memberi harapan bahwa Mbeumo bisa membangun chemistry dengan Benjamin Sesko, yang perlahan beradaptasi di Premier League. Jika hubungan duet itu berkembang, Mbeumo berpeluang mengulang catatan 20 golnya bersama Brentford musim lalu, torehan yang sudah lama tidak dimiliki United sejak era Robin van Persie.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya