Saran untuk Mikel Arteta Demi Arsenal Juara: Harus Lepas Rem Tangan!

Gary Neville menilai Mikel Arteta terlalu defensif dalam laga besar Arsenal. Keputusan meninggalkan Saka dan Eze menuai kritik tajam.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 25 September 2025, 16:27 WIB
Selebrasi Viktor Gyokeres dalam laga Arsenal vs Leeds United di Premier League 2025/2026, Sabtu (23/8/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta Gary Neville melontarkan kritik keras kepada Mikel Arteta usai Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Manchester City di Emirates. Mantan bek Manchester United itu menilai sang pelatih "akan menyesal jika tidak melepaskan rem tangan" terkait pendekatan taktiknya.

Arteta memilih menurunkan Mikel Merino dan Leandro Trossard sejak awal, sementara Bukayo Saka dan Eberechi Eze hanya jadi opsi cadangan. Keputusan tersebut mengulang strategi serupa saat menghadapi Liverpool bulan lalu, yang juga menuai sorotan.

Meski Arsenal berhasil menyamakan kedudukan lewat gol indah Gabriel Martinelli, Neville menilai pilihan Arteta terlalu berhati-hati untuk laga besar.


Rem Tangan Arsenal yang Jadi Pola

Gelandang Arsenal asal Inggris #10, Eberechi Eze (2L), mengajukan banding setelah terjatuh dalam pertandingan Premier League antara Liverpool dan Arsenal di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 31 Agustus 2025. (Darren Staples/AFP)

Neville menegaskan kritiknya bukan hanya soal satu laga. "Dia bisa lebih menyerang di Anfield, tapi tidak. Begitu juga melawan City, dia tetap tidak lebih berani," kata Neville di acara Stick to Football.

Ia juga menyinggung perasaan para pemain. Menurut Neville, keputusan mencadangkan Eze dan Martinelli bisa menimbulkan keraguan di ruang ganti. “Ada masalah yang mulai jadi pola,” ujarnya.

Arteta sendiri membela diri dengan mengatakan Arsenal mendominasi 68 persen penguasaan bola atas tim Pep Guardiola, yang dikenal sangat kuat dalam menguasai permainan.


Rotasi dan Persaingan di Lini Tengah

Noni Madueke (kiri) dan Eberechi Eze dari Arsenal merayakan gol dalam laga Premier League antara Arsenal dan Nottingham Forest di London, Sabtu, 13 September 2025. (AP Photo/Kin Cheung)

Masuknya Eze di babak kedua terbukti berpengaruh besar. Ia mengirim umpan terobosan brilian yang menghasilkan gol Martinelli. Hal ini makin memanaskan persaingan di lini tengah dan depan, terutama dengan kembalinya Martin Odegaard dari cedera dalam waktu dekat.

Arteta kini harus menyeimbangkan pilihan antara Odegaard, Eze, Martinelli, Saka, hingga Trossard. Dalam kemenangan 2-0 atas Port Vale di Carabao Cup, Eze dan Trossard sama-sama mencetak gol.

Akhir pekan ini, Arsenal akan bertandang ke markas Newcastle United tanpa Odegaard, Noni Madueke, dan kemungkinan William Saliba yang masih cedera. Situasi ini membuat rotasi Arteta kembali jadi sorotan.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya