Menpora Erick Thohir Sebut Pemerintah Tak Bakal Kucurkan Dana ke PSSI untuk Kejuaraan Tunggal

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menyatakan PSSI tak bakal menerima dana dari pemerintah saat berpartisipasi dalam kejuaraan tunggal.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 24 September 2025, 20:00 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Erick Thohir menjelaskan PSSI tak akan bisa menerima kucuran dana dari pemerintah untuk berpartisipasi dalam kejuaraan tunggal atau single event. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi).

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Erick Thohir menyatakan PSSI tidak akan menerima kucuran dana dari pemerintah saat mengikuti kejuaraan tunggal (single event).

Hal ini disampaikan setelah dia melakukan konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait masalah tersebut.

Keputusan inil merupakan hasil dari kesepakatan bersama dan menjadi bagian upaya menjaga transparansi dalam pengelolaan dana.

"Saya sudah konsultasi ke BPK dan sudah kita sepakati," ujar Erick di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta pada Selasa (23/9/2025).

"Tentu untuk PSSI, kita tidak bisa mendapatkan pendanaan dari pemerintah, khususnya single event," sambung pria yang merangkap sebagai Ketua Umum PSSI itu.


Dukungan untuk Ajang Multievent

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) periode 2025-2029, Erick Thohir (kanan) bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) periode 2023-2025, Dito Ariotedjo (kiri) memasuki ruang konferensi pers setelah acara serah terima jabatan yang berlangsung di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Kamis (18/09/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Lebih lanjut, Erick Thohir menjelaskan, dukungan dari pemerintah hanya akan diperuntukkan bagi acara olahraga yang melibatkan banyak cabor alias multievent.

Beberapa di antaranya seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade, di mana partisipasi Indonesia sangat diharapkan untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional.

 


Tetap Ditinjau BPK

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir (tengah) usai memberi keterangan terkait pencabutan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 14 Tahun 2024 di gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/9/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kendati demikian, Erick memastikan pendanaan multievent pun masih akan ditinjau oleh BPK. Ini merupakan bagian dari usaha pihaknya menerapkan prinsip kehati-hatian terkait anggaran.

"Jadi saya tetap mengedepankan kehati-hatian," ungkap Erick Thohir lagi.

"Nanti ada beberapa keputusan yang juga kita jaga kepercayaan semua. Karena hari ini, tugas terpenting saya untuk olahraga Indonesia. PSSI hanya salah satunya. Tapi olahraga Indonesia (secara keseluruhan) yang terpenting," tandas dia.


Baru Kantongi Rp10 M

Erick Thohir berharap kebijakan ini membawa dampak baik untuk olahraga di Tanah Air. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sebelumnya, bicara terkait anggaran jelang mengikuti ajang multievent Asia Tenggara, SEA Games 2025 Thailand pada Desember, Erick Thohir mengungkap bahwa dana yang tersedia saat ini baru mencapai Rp10 miliar.

Biaya tersebut masih sangat terbatas untuk mendukung keberangkatan atlet. Dengan anggaran itu, diperkirakan hanya sekitar 120 atlet yang dapat diberangkatkan ke SEA Games.

"Ya tunggu anggaran dulu. Kalau Rp10 miliar, cuma 120 atlet artinya. Ya nanti kita lihat emasnya berapa," jelas Menpora Erick Thohir.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya