Alasan Mahardhika Soekarno Jadi Produser Rafika Nurhadi untuk 2 Lagu, Sorot Ciri Khas Hingga Suara

Mahardhika Soekarno jadi produser musik yang berperan penting dalam perjalanan karier musisi sekaligus penyanyi Rafika Nurhadi. Dua single telah rilis.

oleh Wayan DianantoDiperbarui 23 September 2025, 19:24 WIB
Mahardhika Soekarno jadi produser musik yang berperan penting dalam perjalanan karier musisi sekaligus penyanyi Rafika Nurhadi. Dua single telah rilis. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Mahardhika Soekarno)

Liputan6.com, Jakarta Kiprah Mahardhika Soekarno di dunia seni Tanah Air makin nyata. Terbaru, ia menjadi produser musik yang berperan penting dalam perjalanan karier musisi sekaligus penyanyi Rafika Nurhadi.

Dengan visi kreatif dan kepekaan artistik, Mahardhika Soekarno meramu aransemen, memproduksi, dan membentuk atmosfer musik untuk menegakkan identitas khas Rafika Nurhadi di industri musik Tanah Air.

Kolaborasi Mahardhika Soekarno dan Rafika Nurhadi melahirkan single “Tak Ada” yang dirilis pada Januari 2025. Lagu ini menampilkan nuansa intim dan penuh kerinduan dalam sebuah hubungan.

Setelahnya, mereka melahirkan lagu baru “Suluh” yang diperkenalkan ke publik pada September 2025. Ini jadi kelanjutan kisah musikal Rafika Nurhadi dengan sentuhan klasik-modern yang kuat.

 


Rafika Nurhadi

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Senin (22/9/2025), Mahardhika Soekarno menjelaskan, “Suluh” merefleksikan keintiman folk, kedalaman ambient, dan kekuatan aransemen yang emosional.

“Rafika Nurhadi punya ciri suara khas dan cocok dengan single ‘Tak Ada’ serta ‘Suluh.’ Sedikit sentuhan saja membuat musiknya menyatu dengan suara. Sangat emosional,” Mahardhika Soekarno menjelaskan.

 


Mahardhika Soekarno

Sementara itu, Rafika Nurhadi menjelaskan Mahardhika Soekarno bukan hanya produser, tapi juga mentor kreatif yang membantu menuangkan tiap emosi menjadi bunyi hidup sekaligus menyentuh hati pendengar.

“Di balik tiap rilisan, Mahardhika adalah peracik bunyi yang menjembatani eksplorasi artistik dan kualitas produksi. Ia menghadirkan musik yang autentik, relevan, dan penuh jiwa,” kata Rafika Nurhadi.

 


Cita Rahayu

Selain Rafika Nurhadi, Mahardhika Soekarno juga sudah mentransformasi Cita Rahayu yang dulunya dikenal bernama Cita Citata. Seperti diketahui, Cita Citata dulu dikenal dengan hit “Sakitnya Tuh Di Sini,” dan “Goyang Dumang.”

Cita Rahayu baru saja mengeluarkan single “Niscaya Nirkala” dan sempat menghebohkan lantaran dianggap merupakan aliran gelap atau sekte. “Niscaya Nirkala” menambah panjang rekam jejak Cita Citata di dunia musik Tanah Air.

 

Infografis: 14 Layanan Publik Komersial Yang Wajib Bayar Royalti Lagu (Liputan6.com / Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya