Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus) Arifin diduga hampir terkena penipuan dengan modus pemindahan data KTP elektronik ke identitas kependudukan digital (IKD). Terkait hal ini, polisi turun tangan melakukan penyelidikan.
Direktur Siber Polda Metro Jaya, Kombes Pol Roberto Pasaribu, menegaskan akan menindaklanjuti kasus ini.
Advertisement
"Pokoknya semua laporan yang masuk ke kita pasti kita tindaklanjuti dengan penyelidikan. Semua ditindaklanjuti dengan penyelidikan dahulu," singkat dia di Polda Metro Jaya, Selasa (23/9/2025).
Kejadian bermula ketika dihubungi oleh seseorang yang mengaku bernama Arya Wijaya, mengaku sebagai petugas Kecamatan Cengkareng, Jakbar.
Nasihati Pelaku
Arifin pun diminta ikut program pemindahan data e-KTP ke identitas kependudukan digital (IKD).
Untung saja Arifin tak sampai tertipu. Ia malah menasihati pelaku agar berhenti menipu. Arifin mengaku ini sudah kedua kalinya dirinya mengalami percobaan penipuan serupa.