Musim Luar Biasa Lamine Yamal: Memang Layak Jadi Runner Up Ballon d'Or 2025

Lamine Yamal memang memiliki catatan yang impresif sepanjang satu tahun ke belakang.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 23 September 2025, 16:00 WIB
Lamine Yamal (kedua dari kiri) dan neneknya Fatima (ketiga dari kiri) saat hadir di seremoni Ballon d'Or 2025 di Theatre du Chatelet, Paris, Selasa (23/09/2025) dini hari WIB.

Liputan6.com, Jakarta Beberapa waktu yang lalu, France Football resmi merilis daftar pemenang Ballon d'Or tahun 2025. Ada satu nama yang cukup menyita perhatian di daftar 10 besarnya.

Sebelum merilis siapa pemenang Ballon d'Or 2025, France Football merilis 30 nominasi untuk trofi bergengsi ini. Dari 30 nama itu, hanya satu yang akan mengangkat trofi bola emas pilihan para jurnalis di seluruh dunia.

Selasa (23/9/2025) dini hari tadi, pemenang Ballon d'Or 2025 resmi diumumkan. Winger PSG, Ousmane Dembele resmi dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia sepanjang satu tahun terakhir.

Meski banyak yang sudah memprediksi Dembele jadi pemenangnya, nama Lamine Yamal juga turut jadi buah bibir karena secara mengejutkan ia finish sebagai runner up Ballon d'Or.

Di usianya yang masih belia, pencapaian menjadi runner up Ballon d'Or ini merupakan capaian yang luar biasa. Namun sebenarnya itu tidak mengejutkan jika melihat apa yang dilakukan Yamal selama satu tahun terakhir.

Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.


Treble Domestik

Aksi Lamine Yamal pada laga pramusim antara Barcelona vs Como 1907 (Dok. @FCBarcelona)

Alasan utama mengapa Yamal bisa berada di posisi kedua di ranking Ballon d'Or 2025 karena kontribusinya bagi Barcelona di musim 2024/2025.

Di bawah kepemimpinan Hansi Flick, Yamal semakin berkembang di Barcelona. Total ia mengemas 18 gol dan 25 assist bagi El Blaugrana.

Berkat penampilannya yang gemilang, Barcelona meraih treble domestik, di mana tim asal Catalunya itu memenangkan trofi La Liga, Copa Del Rey, dan Supercopa de Espana.


Bantu Spanyol ke Puncak

Timnas Spanyol lolos ke final Euro 2024 setelah melakukan comeback gemilang berkat kemenangan 2-1 atas Prancis pada laga semifinal di Allianz Arena, Munchen, Jerman, Rabu (10/7/2024) dini hari WIB. Kemenangan Spanyol tak lepas dari penampilan apik Lamine Yamal, bocah 16 tahun yang mencetak gol penyeimbang 1-1 pada menit ke-21 setelah sempat tertinggal lewat gol Randal Kolo Muani pada menit ke-8. Lamine Yamal pun berhasil mencetak sejarah sebagai pencetak gol termuda di ajang Euro. Berikut ini daftar 6 besar pencetak gol termuda sepanjang sejarah Euro. (AP Photo/Hassan Ammar)

Salah satu penyebab mengapa Yamal bisa finish tinggi di ranking Ballon d'Or 2025 karena apa yang ia lakukan bersama Timnas Spanyol.

Setelah membantu La Furia Roja menjuarai Euro 2024, Yamal kembali memberikan dampak yang besar. Ia membantu Spanyol lolos ke final UEFA nations League.

Namun sayang, Spanyol kalah dari Portugal di partai final melalui babak adu penalti. Namun Yamal terpilih menjadi top skor bersama Cristiano Ronaldo dan Kylian Mbappe.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya