FIFA Restui Erick Thohir Rangkap Jabatan Ketum PSSI dan Menpora: Sebut Tak Ada Benturan Kepentingan

FIFA disebut telah mengirim surat kepada Erick Thohir yang intinya merestui dia untuk rangkap jabatan sebagai Ketua Umum PSSI dan Menpora RI.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiperbarui 23 September 2025, 11:50 WIB
Erick Thohir menyampaikan pidato pertamanya setelah menjadi Menpora Republik Indonesia di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (18/9/2025). Erick Thohir mendapat lampu hijau dari FIFA selaku asosiasi sepak bola internasional untuk menjalankan jabatan rangkapnya. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta Federasi sepak bola internasional FIFA kabarnya telah mengirim surat kepada Erick Thohir usai dia dilantik menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (17/9/2025) lalu.

Sebagaimana diketahui, posisi pria berusia 55 tahun itu sebelumnya menjadi tanda tanya sebab dia tengah menduduki jabatan sebagai Ketua Umum PSSI.

Dua peran yang dia emban saling terhubung, sehingga memicu kekhawatiran sepak bola di masa depan bakal jadi cabang olahraga yang dianakemaskan.

Menanggapi ini, Erick Thohir mengaku sudah dapat lampu hijau dari FIFA untuk lanjut menjalankan jabatan rangkap sebagai Menpora dan ketua umum asosiasi sepak bola tanah air.

Menurutnya, tidak ada statuta FIFA yang mengharuskan dia mundur dari kursi Ketum PSSI. Erick juga diyakini tidak akan menciptakan benturan kepentingan selama mengemban dua tugas tersebut.

"Tadi pagi (Senin, 22 September) saya dapat surat FIFA, yang menyatakan secara statuta, dengan track record saya yang sudah ada selama ini di sepak bola itu tidak ada benturan kepentingan," kata Erick Thohir dalam rilis PSSI.

"Jadi saya clean and clear. Tentu sebagai Menpora saya jaga keseimbangan itu," sambungnya.


Jamin Tak Bakal Anak Emaskan Sepak Bola

Erick Thohir menggantikan posisi Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Dengan dilantiknya Erick Thohir menjadi Menpora, kursi Menteri BUMN sementara kosong. Belum ada pengganti Erick Thohir sebagai Menteri BUMN. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Erick Thohir, lebih lanjut, juga menepis kekhawatiran terkait sepak bola bakal jadi anak emas di bawah masa jabatannya sebagai Menpora.

Menurut dia, anak emas adalah seluruh cabang olahraga yang menjadi unggulan di tanah air.

"Tidak mungkin saya sebagai Menpora, anak emasnya sepak bola, tidak," tegas Erick Thohir dalam pernyataannya di rilis PSSI.

"Anak emas saya nanti itu cabang olahraga unggulan yang 13 atau 14 cabor itu. dan tentu olahraga yang lain, kita tata ulang," imbuh eks presiden Inter Milan itu.


Apresiasi Kepercayaan FIFA

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir (tengah) didampingi pendahulunya Dito Ariotedjo (kiri) dan Wamenpora Taufik Hidayat usai serah terima jabatan di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (18/9/2025). (Liputan6.com/Melinda Indrasari)

Dengan diterimanya lampu hijau dari federasi internasional untuk tetap menduduki kursi tertinggi PSSI, Erick Thohir pun menyampaikan apresiasi atas kepercayaan FIFA.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada FIFA, atas kepercayaannya. Bapak Presiden juga, ketika pelantikan, bicara kepada saya secara langsung, 'Saya percaya bapak Erick bisa menjalankan semua dengan baik'. Saat itu, saya tidak mau bicara sebelum ada black and white," ujarnya.

Lanjut Baca:

Sebagai informasi, Erick Thohir pertama kali terpilih menjadi Ketua Umum PSSI lewat kongres luar biasa (KLB) yang digelar pada Februari 2023 lalu. Periode kepemimpinannya berlangsung empat tahun, sehingga sang Menpora harusnya tetap menjabat sebagai orang nomor satu di federasi sepak bola Indonesia hingga tahun 2027 mendatang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya