Kebakaran, Gudang Karpet di Jakut Ludes Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran melanda sebuah gudang karpet milik PT Ideal Carpet Indonesia di Jalan Agung Karya 5, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut) pada Selasa (23/9/2025).

oleh Ady AnugrahadiDiperbarui 23 September 2025, 09:36 WIB
Ilustrasi Kebakaran. (Freepik/ArthurHidden)

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran melanda sebuah gudang karpet milik PT Ideal Carpet Indonesia di Jalan Agung Karya 5, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut) pada Selasa (23/9/2025). Api tiba-tiba muncul pada pukul 06.28 WIB.

Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara Eko Budianto menerangkan, api diduga bersumber dari percikan listrik di panel MCB. Dengan cepat api langsung menyambar tumpukan material mudah terbakar.

"Objek yang terbakar gudang karpet. Sebab korsleting listrik," kata Eko dalam keterangan tertulis, Selasa (23/9/2025).

Terkait kejadian ini, sekuriti setempat lantas melapor ke Sudin Gulkarmat Jakarta Utara. Total 18 unit mobil pemadam dan 80 personel dikerahkan.

Sekitar pukul 07.19 WIB, api berhasil dilokalisir, lalu pendinginan berlangsung hingga pukul 07.35 WIB. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Sementara itu, kerugian akibat kebakaran ini masih dalam perhitungan.

"Dapat dipadamkan oleh petugas dengan aman dan kondusif," tandas dia.

Sebelumnya, Hotel Manohara di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah kebakaran pada Sabtu dini hari, 19 September 2025. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian nahas tersebut.

"Peristiwa ini terjadi pada pukul 00.22 WIB dan api berhasil dipadamkan pukul 01.15 WIB oleh tim internal PT TWC didukung Damkar Kabupaten Magelang, serta tim gabungan berbagai pihak," kata Corporate Secretary Group Head PT TWC, Destantiana Nurina, lapor Antara, Sabtu 19 September 2025.

 

Hotel Manohara Dekat Candi Borobudur Kebakaran, Begini Kronologinya

ilustrasi kebakaran (Liputan6.com/Abdillah)

Menurut Destantiana, InJourney Destination Management (IDM) memastikan bahwa mereka menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) kedaruratan kebakaran dengan kerangka kerja yang terstruktur dan terorganisir dengan baik sehingga api dapat cepat dipadamkan.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi kejadian (kebakaran) menyebar lebih luas," katanya.

Saat ini, kata dia, IDM masih mendalami kerugian dan dampak yang ditimbulkan, serta memastikan lokasi kejadian sudah direstriksi demi keamanan bersama.

Operasional destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, kata Destantiana, tetap berjalan normal dan kondusif. Ia mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui salah satu saksi internal sekitar pukul 00.22 WIB. Petugas keamanan yang sedang berjaga, melihat percikan api dari area gudang kebersihandi sisi timur Gedung Awadhana.

"Dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik," katanya. Petugas keamanan segera melakukan upaya pemadaman awal dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun api menyebar dengan cepat.

"Petugas kemudian melaporkan kejadian ini dan segera menghubungi dinas pemadam kebakaran Kabupaten Magelang, Jawa Tengah," katanya. Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi pukul 00.35 WIB dan langsung berkoordinasi dengan petugas keamanan, TNI, Polri, dan BPBD Kabupaten Magelang untuk melakukan pemadaman.

 

Investigasi Penyebab Kebakaran

Ilustrasi Mimpi Rumah Terbakar Credit: pexels.com/Daniel

"Api dapat dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pukul 01.15 WIB. Proses pendinginan area dilakukan hingga pukul 02.10 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa," ujar Destantiana.

"Manajemen mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada seluruh pihak yang terlibat, terutama tim pemadam kebakaran, TNI, Polri, dan BPBD atas kesigapan dan kerja samanya dalam penanganan insiden ini," katanya.

Selanjutnya, kata dia, IDM dan pihak kepolisian akan melakukan investigasi penyebab kebakaran. "Kami juga melakukan langkah-langkah korektif untuk mencegah terulangnya kejadian serupa," akunya.

"IDM akan terus memastikan peningkatan standar keamanan dan keselamatan di seluruh area destinasi wisata yang kami kelola untuk menjaga keberadaan destinasi dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung," tandas Destantiana.

Hotel Manohara, melansir situs webnya, disebut sebagai satu-satunya akomodasi di dalam area Candi Borobudur. Hotel ini memiliki lima kamar berdesain kontemporer Jawa yang "memberikan kenyamanan dan ketenangan saat Anda menginap," tulisnya.

Akomodasi ini berjarak beberapa menit berjalan kaki dari Candi Borobudur. Pihaknya juga mengelola Dagi Abhinaya oleh Manohara Resort, yang memiliki lima pondok kayu eksklusif yang "menyatu dengan alam."

Terletak di Bukit Dagi, di ujung barat Candi Borobudur, membuat penampilan Candi Borobudur terlihat sangat menawan dari Dagi Abhinaya. Pemandangan indah akan memberi Anda suasana berbeda," bunyi keterangan di laman tersebut.

"Restoran ramah keluarga ini menyajikan masakan Indonesia dan Amerika dengan pilihan halal. Para tamu dapat menikmati makan siang, makan malam, dan teh sore dalam suasana yang nyaman," imbuh pihaknya terkait fasilitas lain di sana.

INFOGRAFIS JOURNAL_ 10 Provinsi di Indonesia dengan Hutan Riskan Kebakaran (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya