Dikritik Habis-habisan oleh Roy Keane, Luke Shaw Legawa Menerima

Luke Shaw bisa menerima kritikan dari Roy Keane.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiperbarui 23 September 2025, 09:23 WIB
Bek Manchester United (MU) Luke Shaw pada laga final Liga Europa 2025/2026 melawan Tottenham. (Josep LAGO / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Bek Manchester United, Luke Shaw angkat bicara seputar kritikan yang diberikan Roy Keane kepadanya. Ia mengaku bisa menerima kritikan itu meski rasanya sakit.

Kritikan yang dimaksud adalah ketika pertandingan Derby Manchester dua pekan yang lalu. Pada laga itu, Shaw dipercaya menjadi starter di lini pertahanan MU.

Sang bek pada saat itu membuat blunder yang menyebabkan City mencetak gol. Alhasil seusai laga, Roy Keane selaku mantan kapten MU mengkritik habis Shaw atas kesalahan yang ia perbuat.

Ketika ditanya soal kritikan Keane itu, begini jawaban Shaw. "Ya, saya rasa dia (Keane) benar mengkritik saya," ujar Shaw kepada ESPN.

Simak komentar lengkap sang bek di bawah ini.


Memang Main Buruk

Pemain MU, Luke Shaw, tertunduk lesu saat bertanding menghadapi Newcastle United dalam lanjutan Liga Inggris 2022/2023 di St. James' Park, Minggu (2/4/2023) malam waktu setempat. (AP Photo/Jon Super)

Shaw tidak membela diri atas kritikan Keane tersebut. Ia menyebut bahwa ia memang bermain buruk saat itu dan memang layak dikritik.

"Saya rasa saya tidak bermain di performa terbaik saya. Roy Keane tidak perlu mengatakan hal itu, karena saya tahu bahwa saya tidak bermain dengan baik," sambung Shaw.

"Saya tahu seberapa bagus permainan saya, dan saya menyadari saya tidak bermain dengan baik saat itu."


Sakit, Tapi Bisa Diterima

Luke Shaw belum mampu memberikan konsistensi yang diinginkan oleh Erik ten Hag sebagai bek kiri. Hal tersebut yang membawa Tyrell Malacia merapat ke Manchester United. Shaw tampaknya akan kesulitan untuk mengambil alih posisinya mengingat porforma Malacia terus menanjak. (AFP/George Salpigtidis)

Lebih lanjut, Shaw menyebut bahwa kritikan Keane itu memang menyakitkan. Namun ia menilai kritikan itu masuk akal dan ia bisa menerimanya.

"Tentu saja kritikan itu terasa menyakitkan. Namun dia (Keane) memiliki banyak pengalaman, karena ia adalah salah satu kapten terbaik Manchester United," sambung Shaw.

"Terkadang, anda harus menerima kritikan itu dengan terbuka. Saya rasa kritikan itu bagian dari karir seorang pesepakbola, dan saya mendengarkan kritikan-kritikan itu," pungkasnya.


Laga Berikutnya

(Kiri-Kanan) Gelandang Manchester United asal Kamerun #19, Bryan Mbeumo, gelandang Manchester United asal Portugal #08, Bruno Fernandes, dan bek Manchester United asal Inggris #23, Luke Shaw, bereaksi setelah Manchester City mencetak gol kedua mereka dalam pertandingan Premier League antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad di Manchester, Inggris barat laut, pada 14 September 2025.(Oli SCARFF/AFP)

Shaw sendiri masih jadi andalan Ruben Amorim di jantung pertahanan MU.

Bek 30 tahun itu kemungkinan besar akan kembali dimainkan sebagai starter saat MU berhadapan dengan Brentford di akhir pekan nanti.

Sumber: ESPN

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya