Liputan6.com, Jakarta - Jalan penghubung Liwa-Ranau tepatnya di tanjakan Seranggas, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, amblas pada Jumat 19 September 2025 sore. Akibatnya, akses lalu lintas di lokasi tersebut ditutup total untuk menghindari risiko kecelakaan.
Kapolres Lampung Barat, AKBP Rinaldo Aser membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, telah terjadi jalan amblas pada Jumat, 19 September 2025 sekitar pukul 17.00 WIB,” ujarnya Sabtu, (20/9/2025).
Advertisement
Rinaldo bilang, hujan deras dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utama. Kondisi itu memicu keretakan pada aspal hingga menurunkan sebagian badan jalan, hampir setengah ruas jalan utama.
Kasatlantas Polres Lampung Barat, Iptu Deni Saputra mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel untuk melakukan penutupan jalan usai kejadian.
Langkah itu diambil karena kondisi jalan sekitar sudah terlihat retak dan dikhawatirkan amblas kembali.
“Arus lalu lintas di Simpang Seranggas kami tutup total, baik untuk kendaraan roda dua, roda empat, maupun roda enam. Personel juga bergabung dengan instansi terkait untuk menutup jalur di Simpang Tugu Tani,” terang dia.
Pengalihan Jalan
Dengan penutupan tersebut, kendaraan dari arah Muara Dua Ranau dialihkan ke jalur utama melalui Jalan Jenderal Sudirman, Raden Intan, hingga Ranau Liwa.
Sementara, kendaraan dari arah Bukit Kemuning menuju Ranau tetap diarahkan melewati jalan protokol, yakni Jalan Sudirman dan Jalan Raden Intan, tanpa melewati Jalan Gajah Mada.
“Kami imbau agar seluruh pengendara tidak melintas di Jalan Gajah Mada atau titik longsor karena rawan amblas kembali. Tetap waspada, hati-hati, dan patuhi rambu lalu lintas yang sudah dipasang,” katanya.