Manchester City vs Napoli: Kartu Merah yang Mengubah Arah Permainan

Manchester City membuka perjalanan mereka di Liga Champions 2025/2026 dengan hasil meyakinkan. Menjamu Napoli di Etihad Stadium pada matchday 1, The Citizens menang 2-0 berkat gol Erling Haaland dan Jeremy Doku.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 19 September 2025, 09:20 WIB
Kevin De Bruyne kembali ke Manchester City sebagai pemain Napoli dalam laga Liga Champions 2025/2026, Jumat (19/9/2025). (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta Manchester City membuka perjalanan mereka di Liga Champions 2025/2026 dengan hasil meyakinkan. Menjamu Napoli di Etihad Stadium pada matchday 1, The Citizens menang 2-0 berkat gol Erling Haaland dan Jeremy Doku.

Laga ini sempat berjalan ketat, tapi arah permainan berubah setelah Napoli kehilangan Giovanni Di Lorenzo yang dikartu merah pada menit ke-21. Antonio Conte pun terpaksa melakukan perubahan cepat, termasuk menarik keluar Kevin De Bruyne yang untuk pertama kalinya kembali ke Etihad sebagai lawan.

Dengan keunggulan jumlah pemain, City tampil lebih dominan. Gol Haaland di menit ke-56 dan Doku sembilan menit berselang memastikan kemenangan bersih bagi tim asuhan Josep Guardiola, sekaligus menegaskan status mereka sebagai salah satu favorit juara musim ini.


Haaland Pecahkan Rekor, Foden Jadi Bintang

Selebrasi Erling Haaland usai mencetak gol dalam laga Manchester City vs Napoli di Liga Champions 2025/2026, Jumat (19/9/2025). (AP Photo/Dave Thompson)

Erling Haaland kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Liga Champions. Sundulannya pada menit ke-56 tak hanya membuka skor, tapi juga menjadikannya pemain tercepat yang mencapai 50 gol di kompetisi ini—dalam 49 pertandingan. Guardiola tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya.

“Apa yang bisa saya katakan? Angkanya sudah bicara. Kami beruntung memilikinya dan hanya bisa memberinya selamat karena dia berada sejajar dengan Ruud van Nistelrooy, Robert Lewandowski, Cristiano Ronaldo, dan Lionel Messi. Erling ada di sana. Dalam hal gol, dia luar biasa,” ucap Guardiola.

Tak hanya Haaland, Phil Foden juga mencuri perhatian. Satu assist brilian darinya menghasilkan gol pembuka, dan performanya membuatnya dinobatkan sebagai Player of the Match oleh UEFA. “Melawan pertahanan solid, dia luar biasa dalam menemukan ruang dan menjadi ancaman gol,” tulis UEFA Technical Observer Group.


Malam Sulit De Bruyne dan Perubahan Conte

Kepulangan Kevin De Bruyne ke Etihad ternyata tidak berjalan manis. Conte harus menariknya keluar di menit ke-26 untuk menutup lubang di lini belakang setelah kartu merah Di Lorenzo. Tanpa gelandang kreatif itu, Napoli kesulitan membangun serangan dan lebih banyak bertahan.

Kiper Vanja Milinkovic-Savic sempat menjadi pahlawan di babak pertama dengan serangkaian penyelamatan, tapi gawangnya akhirnya jebol juga oleh tekanan City yang tak kunjung reda. Conte pun hanya bisa melihat timnya bertahan dengan sepuluh orang hingga akhir laga.

Lanjut Baca:

Kemenangan ini menegaskan keunggulan City dalam memanfaatkan situasi. Mereka sabar, disiplin, dan tajam ketika peluang datang. Napoli, meski kalah, tetap menunjukkan ciri khas tim Conte: berjuang hingga akhir meski dalam kondisi sulit.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya