Guardiola vs Conte: Dua Filsuf Sepak Bola yang Kembali Bersua di Liga Champions

Pertemuan Manchester City melawan Napoli di Liga Champions pada Jumat (19/9/2025) dini hari WIB akan menghadirkan duel spesial di pinggir lapangan. Pep Guardiola kembali bertemu dengan Antonio Conte, pelatih yang memiliki rekor istimewa melawannya.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 18 September 2025, 17:23 WIB
Ekspresi pelatih Chelsea, Antonio Conte dan pelatih Manchester City, Josep Guardiola saat memimpin timnya pada lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Manchester, (04/03/2018). Manchester City menang 1-0. (AP/Rui Vieira)

Liputan6.com, Jakarta Pertemuan Manchester City melawan Napoli di Liga Champions pada Jumat (19/9/2025) dini hari WIB akan menghadirkan duel spesial di pinggir lapangan. Pep Guardiola kembali bertemu dengan Antonio Conte, pelatih yang memiliki rekor istimewa melawannya.

Dari tujuh pertemuan sebelumnya, Conte unggul dengan empat kemenangan berbanding tiga milik Guardiola. Statistik ini menjadikannya satu-satunya pelatih aktif yang punya rekor positif setelah bertemu Guardiola lebih dari enam kali.

Pertemuan kali ini akan menjadi yang kedelapan antara keduanya. Selain angka, duel ini juga mempertemukan dua pelatih paling berpengaruh dalam generasi mereka.

Guardiola dan Conte dikenal sama-sama detail dalam pendekatan taktik. Namun, keduanya tetap menjunjung rasa hormat satu sama lain di setiap pertemuan.


Jejak Conte dalam Menghadapi Guardiola

Pelatih Napoli, Antonio Conte memberikan arahan kepada pemainnya dalam laga lanjutan Liga Italia 2024/2025 melawan Lazio di Olympic Stadium, Roma, Italia, Minggu (16/02/2025) WIB. (AFP/Filippo Monteforte)

Pada musim 2016/17, Conte membuat sejarah di Premier League. Ia menjadi pelatih pertama yang mampu mengalahkan Guardiola dua kali dalam semusim, saat membawa Chelsea juara liga.

Meskipun berhasil menaklukkan City, Conte tetap memberikan pujian tinggi pada Guardiola. Ia menyebut pelatih asal Spanyol itu sebagai yang terbaik di dunia.

Setelah itu, Guardiola membalas dengan membawa City meraih 100 poin pada musim berikutnya. Sementara Conte meninggalkan Chelsea karena masalah internal.


Persaingan yang Terus Berlanjut

Reaksi pelatih Manchester City, Pep Guardiola saat laga babak 16 besar Liga Champions 2022/2023 antara Manchester City melawan RB Leipzig di Stadion Etihad, Manchester pada 14 Maret 2023. Total pengeluarannya sebagai seorang pelatih mencapai angka 1,44 miliar euro untuk membeli pemain di bursa transfer. Jack Grealish menjadi pembelian termahal Guardiola setelah dibeli seharga 117,5 juta euro dari Aston Villa. (AFP/Oli Scarff)

Saat kembali ke Inggris bersama Tottenham pada 2021, Conte kembali menantang Guardiola. Dalam periode itu, ia sukses mencatat dua kemenangan tambahan atas pelatih City.

Guardiola pun menyambut kembalinya Conte ke Premier League dengan rasa hormat. Ia mengakui keberhasilan Conte di setiap klub yang pernah ditangani.

Meski tidak meraih trofi bersama Spurs, Conte tetap menyulitkan Guardiola. Catatan head-to-head keduanya menunjukkan persaingan yang sengit.


Kontras Gaya Taktik Guardiola dan Conte

Pelatih Napoli asal Italia, Antonio Conte, bereaksi selama pertandingan Serie A Italia antara Napoli dan Lecce di stadion Diego Armando Maradona di Naples pada 26 Oktober 2024. (CARLO HERMANN/AFP)

Guardiola dikenal dengan gaya dominasi bola dan sabar dalam membongkar pertahanan lawan. Ia membangun permainan lewat umpan-umpan pendek yang sistematis.

Conte memiliki pendekatan berbeda. Ia lebih menekankan struktur pertahanan rapat, transisi cepat, dan mentalitas disiplin.

Kini di Napoli, Conte bahkan bekerja sama dengan Kevin De Bruyne, mantan anak asuh Guardiola. Pertemuan keduanya di Liga Champions akan menambah babak baru dalam rivalitas ini.


Rekor Pertemuan Guardiola vs Conte

Pep Guardiola pada laga Man City vs Tottenham di pekan ke-2 Premier League 2025/2026 (c) AP Photo/Dave Thompson
  • Manchester City 1–3 Chelsea – 2016/17
  • ​​​​​​​Chelsea 2–1 Manchester City – 2016/17
  • Chelsea 0–1 Manchester City – 2017/18
  • Manchester City 1–0 Chelsea – 2017/18
  • Manchester City 2–3 Tottenham – 2021/22
  • Manchester City 4–2 Tottenham – 2022/23
  • Tottenham 1–0 Manchester City – 2022/23

Persaingan Sengit di Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya