Manchester City vs Napoli: De Bruyne Pulang ke Etihad dengan Seragam Biru Langit yang Lain

Duel menarik akan tersaji di Etihad Stadium ketika Manchester City menjamu Napoli pada matchday 1 fase liga Liga Champions 2025/2026, Jumat (19/9/2025) pukul 02.00 WIB.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 18 September 2025, 09:53 WIB
Kevin De Bruyne resmi jadi pemain Napoli. (X @sscnapoli)

Liputan6.com, Jakarta Duel menarik akan tersaji di Etihad Stadium ketika Manchester City menjamu Napoli pada matchday 1 fase liga Liga Champions 2025/2026, Jumat (19/9/2025) pukul 02.00 WIB. Ini bukan hanya soal pertemuan jagoan Inggris dan juara Italia, tapi juga momen emosional bagi Kevin De Bruyne yang kembali ke Etihad sebagai lawan.

Gelandang Belgia itu meninggalkan City pada musim panas lalu setelah sepuluh tahun penuh trofi, lalu bergabung dengan Napoli. Kini, hanya beberapa pekan berseragam biru langit dari Italia, ia sudah harus menghadapi mantan klubnya di pentas Eropa.

Selain kisah kembalinya De Bruyne, laga ini juga menghadirkan catatan menarik dari sejarah pertemuan kedua tim. City dan Napoli sudah saling bentrok empat kali di fase grup sebelumnya, dengan rekor yang relatif seimbang. Kini, keduanya akan kembali saling menguji kekuatan dengan misi penting di awal musim Liga Champions.


Rekor Pertemuan dan Catatan Penting

Gelandang Napoli, Amadou Diawara, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Manchester City pada laga Liga Champions di Stadion Etihad, Selasa (17/10/2017). Manchester City menang 2-1 atas Napoli. (AP/Dave Thompson)

Sejauh ini, Manchester City dan Napoli sudah pernah empat kali bertemu di Liga Champions. Pada musim 2011/12, duel di Manchester berakhir imbang 1-1 sebelum Napoli menang 2-1 di kandang. Enam tahun kemudian, City membalas dengan kemenangan 2-1 di Etihad dan 4-2 di Naples.

City juga punya catatan bagus saat menjamu tim Italia. Dari sembilan laga kandang, mereka hanya sekali kalah (menang 4, imbang 4). Musim lalu, pasukan Pep Guardiola juga membuka Liga Champions dengan lawan asal Italia, Inter Milan, meski kala itu hanya berakhir 0-0.

Di sisi lain, Napoli justru membawa rekor minor saat melawat ke Inggris. Dari sepuluh laga tandang, mereka tak pernah menang (imbang 3, kalah 7). Catatan itu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Partenopei di Etihad.


Kondisi Manchester City

Pemain Manchester City, Erling Haaland, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester United pada laga pekan ke-4 Premier League 2025/2026 di Etihad Stadium, Minggu (14/9/2025) malam WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Bagi City, musim ini menjadi musim ke-15 beruntun tampil di Liga Champions. Sejak 2011/12, mereka selalu lolos ke fase grup dan dalam 12 musim terakhir selalu menembus babak gugur. Namun, hasil musim lalu sedikit mengecewakan setelah mereka tersingkir oleh Real Madrid di babak play-off knockout dengan agregat 2-6.

Lanjut Baca:

Meski begitu, City biasanya selalu tampil meyakinkan di laga pembuka. Dalam enam matchday 1 terakhir, mereka menang lima kali dan hanya sekali imbang. Catatan kandang mereka di fase grup juga luar biasa: tak terkalahkan dalam 21 laga terakhir (menang 18, imbang 3), dengan 13 di antaranya berakhir minimal tiga gol. Erling Haaland masih menjadi senjata utama. Striker Norwegia itu sudah mengoleksi 49 gol dalam 48 laga Liga Champions. Jika mencetak satu gol lagi, ia akan jadi pemain kesepuluh yang mencapai 50 gol, berpeluang memecahkan rekor Ruud van Nistelrooy yang butuh 62 pertandingan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya