Liputan6.com, Jakarta Barcelona sedang menjalani era baru bersama Hansi Flick, pelatih asal Jerman yang dikenal tegas dalam menentukan komposisi tim. Flick tak segan mencadangkan pemain bintang jika performa mereka tak sesuai ekspektasi.
Bahkan, sosok sekaliber Robert Lewandowski pun lebih sering memulai laga dari bangku cadangan pada awal musim 2025/2026.
Advertisement
Kebijakan itu juga berlaku untuk dua winger andalan, Lamine Yamal dan Raphinha. Meski sama-sama tampil impresif, Flick tak memberikan jaminan menit bermain secara otomatis bagi keduanya. Filosofi sang pelatih jelas: semua pemain harus berjuang meraih tempat utama.
Namun, ada satu pengecualian menarik dalam skema Flick. Bukan Yamal, bukan Raphinha, dan bukan pula Lewandowski. Pemain yang dianggap 'tak tersentuh' justru datang dari lini pertahanan, seorang talenta muda yang terus menunjukkan perkembangan pesat.
Pau Cubarsi Jadi Pilar Utama
Menurut laporan Mundo Deportivo, Hansi Flick hanya menetapkan satu nama yang selalu masuk dalam rencana utamanya: Pau Cubarsi. Bek tengah berusia 17 tahun itu menjadi satu-satunya pemain yang dianggap tak tergantikan di skuad Barcelona saat ini.
"Satu-satunya pemain yang tak tersentuh oleh manajer Barca saat ini adalah Cubarsi," tulis laporan Mundo Deportivo. Kepercayaan ini seolah menegaskan bahwa Flick melihat masa depan Barcelona ada di tangan sang bek muda.
Persaingan Ketat di Jantung Pertahanan
Musim lalu, Cubarsi sudah menjadi pilihan utama di lini belakang Blaugrana. Kepergian Inigo Martínez pada bursa transfer musim panas semakin membuka jalan baginya untuk semakin kukuh di posisi inti. Situasi ini membuat persaingan di sektor pertahanan tengah menjadi sangat ketat.
Selain Cubarsi, ada nama-nama berpengalaman seperti Ronald Araújo, Andreas Christensen, dan Eric García yang harus bersaing memperebutkan satu slot tersisa. Akhir pekan lalu, García dipilih untuk tampil melawan Valencia, sementara Araújo diperkirakan akan turun sejak menit awal ketika Barcelona menghadapi Newcastle United di Liga Champions.
Sumber: Mundo Deportivo