Nasib Berbalik di Real Madrid: Mbappe Bersinar, Vinicius Terpinggirkan?

Kylian Mbappe kini jadi pemimpin baru Real Madrid, sementara Vinicius Jr merosot tajam. Dari Ballon d'Or favorit, kini posisinya terancam.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 16 September 2025, 19:39 WIB
Striker Real Madrid, Kylian Mbappe, merayakan golnya ke gawang Real Sociedad pada pekan 4 Liga Spanyol 2025/2026, Sabtu (13/9/2025) malam WIB. (ANDER GILLENEA / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Kontras perjalanan Kylian Mbappe dan Vinicius Junior di Real Madrid kini menjadi sorotan. Dalam kemenangan 2-1 atas Real Sociedad, Mbappe tampil sebagai bintang, sementara Vinicius justru mengecewakan.

Gol indah dan assist cemerlang Mbappe memperlihatkan betapa pentingnya peran kapten timnas Prancis itu. Sebaliknya, Vinicius kembali tampil di bawah standar dan ditarik keluar lebih cepat dari biasanya.

Padahal, kurang dari setahun lalu, situasinya berbeda jauh. Vinicius sempat jadi favorit peraih Ballon d’Or, sementara Mbappe masih berjuang keras beradaptasi di Bernabeu.

Perubahan cepat ini menimbulkan tanda tanya besar: apakah Vinicius masih bisa menemukan kembali performa terbaiknya di tengah dominasi Mbappe?


Mbappe Ambil Alih Status Pemimpin Madrid

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Osasuna pada laga pekan perdana La Liga di Stadion di Santiago Bernabeu, Rabu (20/8/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Musim lalu sempat jadi titik balik bagi Mbappe. Setelah awal yang sulit karena cedera dan masalah pribadi, ia mengaku melakukan perubahan mental. Sejak Januari, kontribusinya semakin menonjol di lapangan.

Mbappe menutup musim dengan torehan 44 gol, rekor untuk pemain debutan Madrid, dan menjadi pencetak gol terbanyak di Eropa dengan 31 gol di La Liga. Performanya itu langsung menahbiskan dirinya sebagai pemimpin baru tim.

Dominasi Mbappe makin terasa musim ini. Ia tampil tajam sebagai striker utama, mengoleksi empat gol dalam empat laga, bahkan mengambil peran penting sebagai eksekutor penalti dan terkadang tendangan bebas.

Xabi Alonso, pelatih baru Madrid, pun menegaskan pentingnya sosok Mbappe. “Kylian fundamental, dalam kondisi terbaik, baik secara permainan maupun kepribadian,” ucap Alonso.


Vinicius Junior Alami Penurunan Tajam

Vinicius Junior dari Real Madrid bereaksi dalam laga La Liga antara Real Madrid dan Mallorca di Madrid, Sabtu, 30 Agustus 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Berbanding terbalik, Vinicius Jr mengalami penurunan drastis sejak akhir musim lalu. Setelah gagal meraih Ballon d’Or 2024 yang dimenangkan Rodri, performanya jatuh bebas.

Dalam paruh kedua musim 2024/2025, ia hanya mencetak tiga gol di La Liga dan satu gol di Liga Champions. Madrid pun terhenti di perempat final, mempertegas kemerosotan sang winger.

Situasi semakin rumit ketika Alonso masuk dengan sistem baru yang menuntut peran berbeda dari para penyerang. Vinicius beberapa kali dicadangkan, bahkan dikejutkan dengan keputusan rotasi yang memberinya peran kurang familiar.

Lanjut Baca:

Meski sempat mencetak gol penentu kemenangan lawan Real Mallorca, inkonsistensi Vinicius membuat posisinya tidak aman. Suporter pun mulai melayangkan kritik, bahkan sempat terdengar siulan untuknya di Bernabeu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya