Liputan6.com, Jakarta Christian Pulisic tengah memasuki fase penting dalam kariernya bersama AC Milan. Performa individu pemain timnas Amerika Serikat itu cukup konsisten, namun klub belum menunjukkan kestabilan yang diharapkan.
Situasi inilah yang memunculkan spekulasi mengenai masa depan Pulisic di San Siro. Beberapa media Eropa menyebutkan bahwa tawaran yang tepat bisa membuatnya hengkang.
Advertisement
Meski masih terikat kontrak, Pulisic belum menandatangani perpanjangan masa tinggal di Milan. Hal ini menandakan bahwa sang pemain masih mempertimbangkan opsi-opsi yang ada.
Di sisi lain, eks kiper timnas AS, Brad Friedel, memberikan saran terbuka bagi juniornya itu. Ia menilai Pulisic harus memastikan dirinya bermain reguler, apalagi memasuki tahun Piala Dunia.
Mengapa Pulisic Belum Perpanjang Kontrak?
Christian Pulisic disebut tengah menimbang berbagai pilihan untuk masa depannya. Milan ingin membangun proyek jangka panjang, tetapi sang pemain harus benar-benar yakin dengan visi tersebut.
Pada musim panas lalu, Pulisic sempat dikaitkan dengan sejumlah klub dari berbagai liga top dunia. Beberapa di antaranya datang dari Premier League, tempat ia pernah membela Chelsea.
Ketidakpastian di Milan, terutama terkait konsistensi performa tim, membuat situasi semakin menarik. Jika Rossoneri gagal menjaga stabilitas, peluang hengkang bisa semakin terbuka.
Pulisic Menemukan Kembali Performanya
Sejak datang ke Italia, Pulisic berhasil menemukan kembali permainan terbaiknya. Ia tampil lebih percaya diri dan produktif bersama AC Milan.
Namun, performa individu tidak sepenuhnya tercermin pada pencapaian klub. Milan gagal tampil di kompetisi Eropa musim 2025/2026, sesuatu yang bisa memengaruhi keputusan sang pemain.
Pulisic diyakini layak bermain di level tertinggi. Oleh karena itu, stabilitas klub menjadi faktor penting bagi masa depannya.
Saran Brad Friedel untuk Pulisic
Brad Friedel menilai AC Milan saat ini adalah klub besar yang sedang underperform. Ia mengingatkan bahwa musim lalu Milan finis di posisi kedelapan Serie A.
Menurutnya, situasi tersebut bisa memengaruhi keputusan banyak pihak di klub, termasuk soal masa depan pemain kunci. Friedel menyebut bahwa jika Milan terus gagal, banyak perubahan akan terjadi.
“Ini adalah klub besar yang sedang tampil di bawah standar. Saya tahu dia melakukannya dengan baik musim lalu, tapi mereka finis di posisi kedelapan. Jika AC Milan finis di posisi kedelapan, itu berarti ada orang-orang yang kehilangan pekerjaan — dan itu memang terjadi musim lalu," ” ujar Friedel kepada GOAL.