Inter Milan Kembali Tersandung, Cristian Chivu Tetap Lihat Sisi Positif

Inter Milan harus mengakui keunggulan Juventus dalam duel penuh drama di Stadion Allianz, Sabtu (13/9/2025) malam WIB. Cristian Chivu selaku pelatih menilai timnya sudah menunjukkan permainan dengan karakter kuat.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 14 September 2025, 08:36 WIB
Gelandang asal Prancis Juventus nomor punggung 19, Khephren Thuram-Ulien (kedua dari kiri), menyundul bola dan mencetak gol ketiga timnya saat pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Juventus dan Inter Milan di Stadion Allianz, Turin, Italia utara, pada 13 September 2025. (MARCO BERTORELLO / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Inter Milan harus mengakui keunggulan Juventus dalam duel penuh drama di Stadion Allianz, Sabtu (13/9/2025) malam WIB. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan tuan rumah.

Cristian Chivu selaku pelatih menilai timnya sudah menunjukkan permainan dengan karakter kuat. Namun, ia juga menegaskan ada hal-hal yang harus diperbaiki, terutama di menit-menit akhir pertandingan.

Meski kalah, Inter sebenarnya sempat unggul 3-2 berkat dua gol Hakan Calhanoglu dan sundulan Marcus Thuram. Namun, mereka gagal menjaga keunggulan setelah Juventus bangkit di penghujung laga.

Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun di Serie A bagi Inter. Chivu pun mengingatkan anak asuhnya untuk lebih bijak dalam mengelola jalannya pertandingan.


Evaluasi Chivu Usai Kekalahan

Pelatih Inter Milan, Christian Chivu, memberikan acungan jempol kepada para pemainnya dalam laga Serie A melawan Torino di Stadion San Siro, Milan, Italia, Selasa (26 Agustus 2025). (AP Photo/Luca Bruno)

Inter Milan sempat dua kali bangkit dari ketertinggalan sebelum akhirnya memimpin 3-2. Namun, gol Khephren Thuram dan Vasilije Adzic di akhir laga membuat hasil berubah drastis.

Cristian Chivu mengakui timnya tampil baik sejak awal, tapi kehilangan fokus pada momen penting. Ia menyoroti sepuluh menit terakhir sebagai titik lemah yang berujung pada kekalahan.

"Saya pikir kami tampil sangat baik di babak pertama dan kedua," ujar Chivu kepada DAZN Italia.

"Sayangnya, ada momen di pertandingan, terutama di 10 menit terakhir, di mana kami kurang tajam. Secara keseluruhan, kami datang ke sini untuk mengambil inisiatif, bermain dengan karakter, mencoba menang, dan tidak puas dengan yang lain," lanjutnya.


Pentingnya Pengalaman di Lapangan

Starting XI Inter Milan dalam laga Serie A antara Juventus vs Inter Milan, 13 September 2025 (Instagram @inter)

Kekalahan dari Juventus menambah catatan buruk Inter setelah sebelumnya takluk 1-2 dari Udinese. Chivu menekankan pentingnya pengalaman dalam mengelola situasi sulit di lapangan.

Ia menilai Juventus tampil lebih realistis dengan cara mereka menghadapi tekanan. Menurutnya, Inter masih harus belajar membaca momen untuk mempertahankan hasil.

"Kami seharusnya bisa mengelola momen tertentu dengan lebih baik, karena sejak awal Juve tidak malu membuang bola ke tribun saat dalam kesulitan," ucap Chivu.

"Itu soal memahami kapan harus melakukan sesuatu atau tidak selama pertandingan. Jika Anda sudah menguras banyak energi untuk membalikkan keadaan, Anda harus bisa mengontrolnya dengan cara berbeda," tambahnya.


Hakan Calhanoglu Tampil Gemilang

Selebrasi pemain Inter Milan, Hakan Calhanoglu, dalam laga Serie A antara Juventus vs Inter Milan, 13 September 2025 (Instagram @inter)

Di balik hasil mengecewakan, ada sisi positif yang dirasakan Chivu. Kembalinya Hakan Calhanoglu dengan performa gemilang jadi kabar baik bagi Inter.

Gelandang asal Turki itu mencetak dua gol indah dan menguasai lini tengah setelah sempat mengalami ketegangan di musim panas. Chivu menilai kontribusi Calhanoglu sangat berharga untuk tim.

"Saya pikir performa dan karakter seluruh tim adalah sisi positif," kata Chivu.

"Calha melakukan apa yang sudah kami harapkan, karena itulah kualitasnya, itulah yang dia berikan untuk tim," tegasnya.


Persaingan Sengit di Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya