Liputan6.com, Jakarta Tempest langsung menuai perhatian penggemar drama Korea setelah rilis pada Rabu (10/9/2025). Maklum, drakor yang tayang di Disney Plus Hotstar ini menjadi ajang comeback sejumlah nama besar di Korea Selatan seperti Jun Ji Hyun dan Kang Dong Won.
Jun Ji Hyun atau dikenal dengan nama lain Gianna Jun terakhir kali tampil dalam Jirisan (2021), sementara Kang Dong Won malah sudah 21 tahun absen di layar kaca meski sering muncul di layar lebar. Terakhir kali ia tampil dalam drakor Magic (2004).
Advertisement
Jadi, seperti apa sinopsis Tempest? Dalam keterangan tertulis dari Disney Plus Hotstar, drakor bergenre thriller-spionase ini berkisah tentang Seo Munju (Jun Ji Hyun) mantan diplomat andal yang berusaha mengungkap kebenaran di balik upaya pembunuhan kandidat presiden.
Setelah sang kandidat dituduh sebagai mata-mata Korea Utara, Munju mulai menelusuri masa lalunya dan membuka kotak Pandora berisi tipu daya, rahasia negara, dan berbagai hal mengejutkan.
Ia dilindungi Paik Sanho (Kang Dong Won), tentara bayaran dengan masa lalu mencurigakan serta sosok pendukung misterius. Munju berulang kali menjadi sasaran serangan saat mengungkap konspirasi internasional yang menjalar hingga ke Gedung Putih.
Namun, dengan ancaman yang kian mendekat, akankah Sanho mampu menjaga keselamatan Munju sekaligus mengendalikan perasaannya?
1. Seo Munju (Jun Ji Hyun)
Dilansir dari Soompi, Jun Ji Hyun menggambarkan Munju sebagai sosok yang tenang, tapi kuat dan tangguh. Baginya, karakter ini tantangan yang bisa ia hadapi sebagai aktris.
Sementara penulis drakor ini, Jung Seo Kyung, menyebut Jun Ji Hyun adalah sosok Munju yang ia bayangkan saat menulis cerita ini. "Aku memikirkan sisi lain mana Jun Ji Hyun yang bisa kuhadirkan (dalam naskah)," kata dia.
2. Paik Sanho (Kang Dong Won)
Mantan anggota elit unit proteksi VIP yang telah menjalankan banyak misi berisiko tinggi di zona perang seperti Irak. Ia dihormati karena performanya mengeksekusi tugas sulit. Namun, identitas aslinya begitu dirahasiakan.
Setelah menyelamatkan Moon Ju secara kebetulan dalam upaya pembunuhan terhadap kandidat presiden, ia terjerat krisis yang sedang berlangsung dan memutuskan untuk melindunginya saat ia berada di ambang bahaya.