Demo di Nepal Memanas, Gedung Parlemen Dibakar Massa

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 10 September 2025, 08:15 WIB
Demo di Nepal Memanas, Gedung Parlemen Dibakar Massa
Aksi protes besar-besaran yang digalang Generasi Z Nepal mengguncang Kathmandu dan sejumlah kota lain sejak Senin (8/9/2025). Protes dipicu oleh isu maraknya korupsi, pengangguran, serta larangan pemerintah terhadap platform media sosial, termasuk Facebook dan X. Hingga Selasa (9/9/2025), aksi protes dengan cepat berubah menjadi kerusuhan dan penjarahan. Tercatat, 19 orang tewas akibat tembakan aparat keamanan dan ratusan lainnya luka-luka. Kerusuhan pun meluas hingga ke pusat pemerintahan. Gedung Parlemen di Kathmandu turut dibakar massa. Di tengah memanasnya situasi, Perdana Menteri KP Sharma Oli mengumumkan pengunduran dirinya. Sebelumnya, aksi protes besar-besaran di Nepal juga pernah terjadi lebih dari satu dekade silam, setelah Jhalanath Khanal, yang pernah menjabat perdana menteri, mengundurkan diri pada 14 Agustus 2011.
Para demonstran terlihat di atap Singha Durbar, gedung administratif utama pemerintah Nepal, di Kathmandu pada 9 September 2025. (Prabin RANABHAT/AFP)
Aksi protes besar-besaran yang digalang Generasi Z Nepal mengguncang Kathmandu dan sejumlah kota lain sejak Senin (8/9/2025). (Prabin RANABHAT/AFP)
Protes dipicu oleh isu maraknya korupsi, pengangguran, serta larangan pemerintah terhadap platform media sosial, termasuk Facebook dan X. (Prabin RANABHAT/AFP)
Hingga Selasa (9/9/2025), aksi protes dengan cepat berubah menjadi kerusuhan dan penjarahan. (Prabin RANABHAT/AFP)
Tercatat, hingga Selasa (9/9/2025), 19 orang tewas akibat tembakan aparat keamanan dan ratusan lainnya luka-luka. (Prabin RANABHAT/AFP)
Kerusuhan meluas hingga ke pusat pemerintahan. Gedung Parlemen di Kathmandu turut dibakar massa. (Prabin RANABHAT/AFP)
Di tengah memanasnya situasi, Perdana Menteri KP Sharma Oli mengumumkan pengunduran dirinya pada Selasa (9/9/2025). (Anup OJHA/AFP)
Sebelumnya, aksi protes besar-besaran di Nepal juga pernah terjadi lebih dari satu dekade silam, setelah Jhalanath Khanal, yang pernah menjabat perdana menteri, mengundurkan diri pada 14 Agustus 2011. (Anup OJHA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya