Perbaikan Rampung, Halte Bundaran Senayan Kembali Beroperasi Usai Dibakar saat Demo

Gubernur Pramono ingin seluruh halte Transjakarta yang terdampak vandalisme saat demonstrasi berlangsung bisa beroperasi dalam satu minggu, termasuk halte yang rusak berat.

oleh Winda NelfiraDiperbarui 05 September 2025, 17:18 WIB
Halte Bundaran Senayan Beroperasi Kembali (Foto: Dokumentasi Transjakarta)

Liputan6.com, Jakarta PT Transjakarta melakukan uji coba fungsional halte Bundaran Senayan pada Jumat (5/9/2025) setelah proses perbaikan selesai sejak dimulai pada Senin, 1 September 2025.

Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza menyampaikan, pihaknya berkomitmen untuk memenuhi target yang diberikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dia menyebut, Pramono ingin agar seluruh halte Transjakarta yang terdampak vandalisme saat demonstrasi berlangsung bisa beroperasi dalam satu minggu, termasuk halte yang rusak berat.

“Pelanggan sudah dapat naik atau turun di halte Bundaran Senayan, dan menggunakan kembali fasilitas halte ini,” kata Welfizon dalam keterangan tertulis, diterima Jum’at (5/9/2025).

Minta Masyarakat Jaga Fasilitas Publik

Halte Bundaran Senayan Beroperasi Kembali (Foto: Dokumentasi Transjakarta)

Halte Bundaran Senayan melayani Koridor 1 (Blok M - Kota), rute 1F (Stasiun Palmerah - Bundaran Senayan), rute 1W (Blok M - Ancol), rute 6M (Stasiun Manggarai - Blok M), rute 6V (Ragunan - Senayan Bank DKI), rute 9C (Pinang Ranti - Bundaran Senayan), rute 10H (Tanjung Priok - Bundaran Senayan), dan rute S61 (Alam Sutera - Blok M).

“Sebagai salah satu moda transportasi andalan masyarakat yang melayani lebih dari 1,3 juta pelanggan setiap harinya, Transjakarta berkomitmen untuk terus melayani pelanggan secara optimal,” katanya.

Welfizon menyatakan, dalam hal keberlanjutan menjaga fasilitas publik seperti halte, pihaknya membutuhkan dukungan dari masyarakat untuk sama-sama saling menjaga dan memanfaatkan layanan dengan baik.

4 Halte Segera Diuji Coba Usai Dirusak Saat Demo

Kondisi halte transjakarta yang dibakar oleh massa perusuh di Kawasan Bundaran HI Jakarta, Jumat (9/10/2020). Demo menolak omnibus law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja diwarnai kericuhan dan pembakaran terhadap sejumlah halte Transjakarta. (merdeka.com/Dwi Narwoko)

Uji coba fungsional Halte Bundaran Senayan tercatat kurang dari 7x24 jam pasca mengalami insiden pembakaran dan perusakan. Menurut Welfizon, hal ini menjadi simbol hasil kolaborasi yang berjalan sangat baik, sehingga semua bisa diselesaikan lebih cepat dibanding target yang kami tetapkan sebelumnya.

“Kami mohon maaf, jika layanan di halte belum paripurna seperti sebelumnya. Dalam dua hari ke depan, akan dilakukan juga uji coba 4 halte terdampak pembakaran, yaitu Senayan bank DKI, Polda, Senen sentral, dan Senen Toyota Rangga. Saat ini pelanggan sudah menjalani aktivitas normal seperti biasa,” ucapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya