Rekap Transfer Barcelona: Belanja Hemat, Skuad Juara Tetap Terjaga

Barcelona hanya melakukan pembelian selektif (Joan Garcia, Roony Bardghji) dan pinjaman Marcus Rashford, artikel ini mengurai strategi dan dampaknya.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 02 September 2025, 12:39 WIB
Marcus Rashford dalam pertandingan pramusim Barcelona melawan Vissel Kobe di Stadion Noevir Kobe, Minggu (27-7-2025). (Dok. X@FCBarcelona)

Liputan6.com, Jakarta Barcelona menjalani bursa transfer musim panas 2025 dengan langkah yang terukur. Tidak ada gebrakan mahal seperti rivalnya, melainkan perekrutan selektif yang disesuaikan kebutuhan tim.

Dua alasan besar menjadi dasar kebijakan ini. Pertama, skuad juara musim lalu dianggap masih cukup kuat untuk kembali bersaing di level domestik maupun Eropa. Kedua, keterbatasan finansial membuat manuver Barca dibatasi regulasi La Liga.

Hasilnya, transfer masuk dan keluar Barcelona lebih banyak berorientasi pada keseimbangan. Klub fokus menjaga pondasi tim pemenang, sambil mengurangi beban gaji dan memberi menit bermain untuk para pemain muda lewat skema pinjaman.


Mengapa Barca Tidak Belanja Besar?

Pelatih Barcelona asal Jerman, Hans-Dieter Flick, meneriakkan instruksi kepada para pemainnya dari pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan FC Barcelona di stadion San Siro di Milan, Rabu dini hari WIB (7-5-2025). (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Keputusan Barcelona untuk tidak jor-joran di bursa transfer bukan semata karena kurangnya peluang, melainkan pertimbangan olahraga dan finansial. Sebagai juara La Liga, skuad yang ada sudah terbukti tangguh, sehingga kebutuhan untuk perombakan besar tidak mendesak.

Di sisi lain, aturan batas gaji La Liga dan kondisi keuangan klub membuat Barca harus berhitung ketat. Penyesuaian akun dan kontrol ketat dari otoritas liga membatasi ruang pendaftaran pemain baru.

Kombinasi faktor itu membuat strategi transfer Barcelona cenderung konservatif. Mereka lebih memilih pembelian selektif, investasi jangka panjang dengan biaya rendah, serta pinjaman yang meringankan beban keuangan.


Pemain Masuk: Tambahan Selektif

Kiper Barcelona, Joan Garcia, melakukan penyelamatan dari tembakan pemain Rayo Vallecano, Sergio Camello, dalam laga La Liga antara Rayo Vallecano dan Barcelona di Stadion Vallecas, Madrid, Spanyol, Minggu, 31 Agustus 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Tiga pemain baru resmi datang ke Camp Nou. Joan Garcia didatangkan dari Espanyol seharga 25 juta euro, menjadi transfer termahal Barca musim ini. Kiper berusia 23 tahun itu diproyeksikan memberi kompetisi sekaligus opsi jangka panjang di bawah mistar.

Di sektor sayap, Barcelona mendatangkan Roony Bardghji dari FC Copenhagen dengan biaya sekitar 2,5 juta euro. Talenta muda ini awalnya masuk tim Barca Atletic, namun potensinya akan dipantau untuk kebutuhan tim utama.

Sementara itu, Marcus Rashford menjadi nama terbesar. Penyerang Manchester United itu bergabung lewat skema pinjaman semusim penuh, opsi yang memberi Barca tenaga tambahan di lini depan tanpa komitmen finansial jangka panjang.


Pemain Keluar: Hemat Gaji, Beri Kesempatan

2. Pencetak Gol Termuda di Barcelona - Kali ini Ansu Fati masuk dalam buku rekor Barcelona sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah klub. Jebolan La Masia itu sukses membobol gawang Osasuna saat berumur 16 tahun 304 hari. (AFP/Josep Lago)

Barca juga melepas sejumlah pemain, baik lewat penjualan maupun peminjaman. Pau Victor dijual ke Braga dengan nilai sekitar 12 juta euro, Alex Valle ke Como dengan 6 juta euro, dan Pablo Torre dilepas ke Mallorca seharga 5 juta euro.

Lanjut Baca:

Ada pula pemain yang dilepas secara gratis, seperti Clement Lenglet yang berlabuh ke Atletico, serta Inigo Martinez yang pindah ke Al Nassr. Dua nama lain, Hector Fort dan Inaki Pena, dipinjamkan ke Elche untuk mendapat menit bermain. Ansu Fati juga kembali dipinjamkan, kali ini ke AS Monaco. Keputusan ini diambil untuk memberi kesempatan bermain reguler yang lebih besar bagi sang winger.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya