Liputan6.com, Jakarta Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia: Acil Bimbo, salah satu personel legendaris grup musik Bimbo, telah meninggal dunia pada 1 September 2025. Kepergiannya menyisakan duka mendalam, bukan hanya bagi para penggemar musik religi dan sosial yang telah mengikuti karya-karyanya selama puluhan tahun, tetapi juga bagi keluarga yang sangat mencintainya.
Dikenal sebagai sosok yang hangat, Acil Bimbo tidak hanya meninggalkan warisan lagu-lagu abadi, tetapi juga kenangan personal bersama cucunya, Adhisty Zara. Mantan anggota JKT48 yang kini menjadi aktris muda berbakat itu membagikan sejumlah potret kenangan, menggambarkan kedekatan kakek dan cucu yang penuh cinta dan makna.
Advertisement
Momen Swafoto Hangat Acil Bimbo bersama Adhisty Zara
Pada salah satu potret, Adhisty Zara tampak berswafoto dengan Acil Bimbo yang mengenakan baju koko putih dan peci hitam. Wajah Zara terlihat tenang dengan riasan natural, sementara senyum tipis Acil menambah nuansa penuh kehangatan. Foto sederhana ini menggambarkan kedekatan tanpa jarak antara cucu dan kakek.
Ekspresi keduanya menyiratkan cinta tulus lintas generasi. Acil tampak bangga berdiri di samping cucunya yang dikenal publik sebagai artis muda. Meski hanya sebuah swafoto, momen ini memancarkan energi positif dan kasih sayang keluarga. Kehangatan sederhana itu kini menjadi kenangan tak tergantikan.
Potret Keluarga Acil Bimbo yang Penuh Kehangatan
Foto berikut memperlihatkan suasana kebersamaan keluarga besar. Adhisty Zara berdiri di depan bersama para sepupunya, sementara Acil Bimbo berada di tengah dengan senyum lebar. Beberapa anggota keluarga lain juga tampak dalam frame, menambah kesan hangat dan penuh cinta.
Posisi Acil di tengah menjadi simbol peran pentingnya sebagai kepala keluarga. Ekspresi bahagia seluruh anggota keluarga menegaskan kuatnya ikatan kasih sayang di antara mereka. Zara terlihat begitu nyaman, menunjukkan dirinya bagian dari keluarga yang solid. Warisan nilai kekeluargaan inilah yang akan terus hidup.
Zara Tetap Hadir saat Suka dan Duka
Pada potret lainnya, Zara duduk santai mengenakan topi terbalik di samping Acil yang berada di kursi roda. Kehadiran seorang nenek, kemungkinan besar istri Acil, juga menambah suasana emosional. Kontras terlihat antara keceriaan Zara dan ketenangan Acil yang sedang menurun kesehatannya.