Liputan6.com, Jakarta - Jam tangan mewah merek Richard Mille milik politisi NasDem, Ahmad Sahroni, yang sempat raib saat rumahnya dijarah massa, akhirnya kembali ke tangan pemiliknya. Tak disangka, barang bernilai miliaran rupiah itu sempat dibawa pulang oleh seorang bocah berusia 14 tahun.
Ketua RW 006 Kebon Bawang, Sugeng Riyanto, menceritakan kronologi pengembalian jam tersebut.
Advertisement
"Namanya MI, masih kecil, baru 14 tahun. Dia ikut-ikutan ambil apa saja, tahu-tahu dapat jam, dibawa pulang, dikasih ke mamanya,” kata Sugeng kepada wartawan, Senin (1/9/2025).
Sang ibu terkejut saat mengetahui jam yang menempel di tangan anaknya ternyata barang mewah. "Kamu habis ngapain? ‘Enggak, saya dapat jam’. Akhirnya jam itu dipegang mamanya," lanjut Sugeng.
Informasi itu kemudian sampai ke telinga Ketua RW. Sugeng bersama perangkat RT segera mendatangi keluarga tersebut dan mengimbau agar barang dikembalikan. “Pihak keluarganya juga bilang, ‘ini jam mahal kayaknya. Ah kami untuk apa jam ini, mending dikembalikan saja,’” ujarnya.
Jam tangan tersebut lalu difasilitasi pengembaliannya melalui pihak kelurahan. “Akhirnya kami kontak Pak H Imamudin, dan jam milik Pak Sahroni resmi dikembalikan,” kata Sugeng.
Bentuk Posko Pengembalian Barang Jarahan
Setelah kejadian itu, RW 006 mengeluarkan imbauan agar seluruh warga yang sempat mengambil barang dalam penjarahan segera mengembalikannya. Posko pengembalian pun dibentuk di kantor RW.
"Sejak insiden itu kami buka posko, sebagian barang yang sempat raib sudah ada yang dikembalikan warga, sebagian difasilitasi kelurahan,” ucap Sugeng.
Menurutnya, langkah ini penting untuk meredakan situasi. Ia juga menegaskan sebagian besar pelaku penjarahan rumah Sahroni bukan warga Kebon Bawang.
"Ketika penjarahan itu rata-rata yang datang orang luar Kebon Bawang, bahkan ada yang dari Tangerang. Jadi bukan hanya orang DKI, luar DKI pun ada,” tandas dia.