Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia (KCI) atau KAI Commuter melakukan rekayasa operasi perjalanan KRL Commuter Line lintas Stasiun Tanah Abang-Palmerah pada pukul 15.17 WIB. Imbas aksi demo buruh yang digelar di depan Gedung DPR/MPR.
Dengan begitu, perjalanan KRL Commuter Line rute Tanah Abang-Rangkasbitung hanya sampai Stasiun Palmerah dan Kebayoran, untuk kembali menuju Stasiun Serpong/Parungpanjang/Rangkasbitung.
Advertisement
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus lantas mengutarakan alasan perjalanan KRL Commuter Line tujuan Rangkasbitung belum bisa dijalankan dari Stasiun Tanah Abang.
"Jalur rel lintas Tanah Abang-Palmerah terdapat kerumunan massa. Untuk sementara, perjalanan Commuter Line Rangkasbitung dari Stasiun Tanah Abang dihentikan," jelas Joni, Kamis (28/8/2025).
Pola operasi perjalanan KRL Commuter Line Rangkasbitung ini dilakukan sementara sampai situasi di lintas tersebut kembali kondusif dan aman. Bagi pengguna KRL Commuter Line Rangkasbitung diimbau untuk mencari alternatif stasiun keberangkatan dan kedatangan lain selain Stasiun Palmerah.
"Untuk pengguna tujuan Serpong/Rangkasbitung, dapat naik dan turun di Stasiun Kebayoran. Sedangkan pengguna tujuan Cikarang, Bogor, dan Tangerang dapat naik dan turun di Stasiun Karet," imbuh Joni.
Pintu Tol Dalam Kota Juga Ditutup
Di sisi lain, PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Kepolisian juga melakukan pengamanan lalu lintas di Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, imbas gelaran demo buruh di Gedung DPR/MPR.
Aksi demo buruh yang dimulai sejak pagi ini mulai dipadati oleh massa. Menyebabkan kepadatan di sekitar Jalan Tol Dalam Kota, khususnya jelang akses keluar tol Senayan atau MPR/DPR.
Sebagai bentuk antisipasi, atas diskresi Kepolisian, mulai pukul 10.17 WIB, akses keluar Slipi (MPR/DPR) pada Km 09+650 Ruas Tol Dalam Kota diberlakukan penutupan sementara.
Mulai Bubar Tengah Siang
Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, massa aksi mulai meninggalkan lokasi Gedung MPR/DPR pada pukul 12.30 WIB.
"Laporan petugas, aksi masa mulai membubarkan diri. Namun kami tetap menyiagakan petugas dan berkoordinasi dengan Kepolisian, khususnya pada akses masuk dan keluar di sekitar lokasi aksi unjuk rasa. Untuk memastikan keamanan pengguna jalan yang melintas di Jalan Tol Dalam Kota," ujar Senior Manager Representative Office 2 Jasa Marga Tollroad (JMT), Ginanjar Rakhmanto, Kamis (28/8/2025).
Ginanjar lantas memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. "Demi keamanan, untuk sementara waktu, pengguna jalan diimbau untuk menghindari Ruas Tol Dalam Kota. Khususnya sekitar kawasan Semanggi dan Senayan sampai dengan berakhirnya aksi masa," imbuhnya.