Bagaimana Allianz Stadium Menjadi Fondasi Ekonomi dan Finansial Juventus

Allianz Stadium bukan sekadar markas Juventus, tetapi juga pilar utama strategi jangka panjang klub.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 27 Agustus 2025, 23:50 WIB
Logo dan ilustrasi Juventus. (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Jakarta Allianz Stadium bukan sekadar markas Juventus, tetapi juga pilar utama strategi jangka panjang klub. Dari sisi ekonomi dan finansial, stadion ini menjadi fondasi untuk menjaga keberlanjutan bisnis di tengah tekanan dunia sepak bola modern.

Sejak dibuka pada 2011, Allianz Stadium telah menjadi simbol visi ke depan Juventus. Stadion ini bukan hanya tempat bertanding, melainkan mesin penggerak finansial yang terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

Dengan pendekatan yang berbeda dari klub lain, Juventus memilih fokus pada fleksibilitas dan nilai per kursi. Hasilnya, stadion ini konsisten menghadirkan pemasukan besar, baik dari hari pertandingan maupun acara non-sepak bola.


Mesin Uang dari Allianz Stadium

Logo lama Juventus telah dihilangkan di stadion Allianz, Turin. (AFP / MIGUEL MEDINA)

Allianz Stadium sudah menghasilkan sekitar €800 juta (sekitar Rp14,5 triliun) sejak pembukaannya. Angka ini menunjukkan peningkatan 90 persen dibanding musim pertama stadion tersebut digunakan.

Pada musim 2024/25, pemasukan stadion kembali menyamai rekor tertinggi yang pernah dicapai pada 2018/19, musim debut Cristiano Ronaldo. Hal ini menegaskan betapa pentingnya Allianz Stadium dalam model ekonomi Juventus.

Klub kini menargetkan €100 juta (sekitar Rp1,8 triliun) per tahun dari pemasukan stadion. Salah satu kunci utamanya adalah memperkuat pengalaman pra-pertandingan, terinspirasi dari Borussia Dortmund yang sukses memonetisasi waktu tunggu fans.


Lebih dari Sekadar Stadion Sepak Bola

Jonathan David dari Juventus (kiri) beraksi dalam laga Serie A antara Juventus dan Parma di Stadion Juventus, Turin, Italia, Minggu, 24 Agustus 2025. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)   

Setiap tahunnya, area sekitar Allianz Stadium sudah menggelar lebih dari 78 acara non-sepak bola. Jumlah ini diproyeksikan akan terus meningkat seiring perluasan peran stadion sebagai pusat hiburan.

Pada 2026, konser besar Max Pezzali dan Eros Ramazzotti sudah dijadwalkan berlangsung di sana. Agenda ini mempertegas posisi Allianz Stadium sebagai arena hiburan sepanjang tahun, bukan hanya saat Juventus bermain.

Daya tarik Juventus di luar lapangan juga tetap kuat, tercermin dari laga pembuka Serie A melawan Parma. Pertandingan itu disaksikan lebih dari 750 ribu orang di DAZN, menjadi tayangan terpopuler akhir pekan dan meningkatkan jumlah penonton platform sebesar 6 persen dibanding awal musim lalu.

Sumber: Max Statman


Klasemen Serie A/Liga Italia

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya