Liputan6.com, Jakarta - Pendakwah Miftah bertemu Presiden Prabowo Subianto di Rumah Kertanegara Jakarta, Selasa (26/8/2025). Menurut dia, pertemuan itu membahas buku yang berisi pentingnya menjaga kebhinekaan dan menumbuhkan kerukunan di tengah masyarakat.
"Saya secara khusus datang bersilaturahmi kepada pak Presiden Prabowo, dan juga memberikan karya yang saya tulis dalam bentuk buku untuk beliau yang berjudul Merawat Kebhinekaan Menyemai Kerukunan,” kata Miftah dalam keterangan diterima.
Advertisement
Selama berdiskusi dengan Presiden Prabowo, Miftah turut menyampaikan tujuan dibuatnya buku tersebut yakni sebagai bentuk pemersatu bangsa di tengah kondisi permasalahan kerukunan beragama di Indonesia.
“Alhamdulillah, tadi saya juga diskusi dengan Pak Presiden terkait dengan kerukunan beragama. Beliau juga memberikan pandangan-pandangan serta arahan terkait dengan kerukunan beragama,” ucap Miftah.
Panggilan Jiwa
Miftah meyakini, Bhineka Tunggal Ika bukan hanya semboyan indah, melainkan panggilan jiwa untuk memahami bahwa perbedaan bukan ancaman, melainkan kekuatan yang memperkokoh persatuan.
“Keragaman bukan sekadar bentuk perbedaan bentuk, warna, atau asal-usul, ia adalah pantulan dari satu dharma yang sama dijalan kebangsaan, kita diajarkan untuk tidak saling menabrak, melainkan saling menjaga,” tutup Miftah.
Sebagai informasi, total akan ada 100 eksemplar buku yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang berminat. Caranya, dengan menuliskan di kolom komentar sosial media Miftah.