Dua Laga, Nol Kebobolan: Real Madrid Solid, Samai Rekor 10 Tahun Lalu!

Real Madrid memulai era Xabi Alonso dengan dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan, mengulang catatan Rafa Benitez satu dekade lalu di La Liga.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 26 Agustus 2025, 17:52 WIB
Eksekusi penalti Kylian Mbappe berhasil membawa Real Madrid meraih kemenangan 1-0 atas Osasuna pada laga pekan perdana La Liga di Santiago Bernabeu, Rabu (20/8/2025) dini hari WIB. (AFP/Thomas Coex)

Liputan6.com, Jakarta Era baru Real Madrid di bawah Xabi Alonso dimulai dengan catatan yang tak bisa lebih baik. Dua laga awal La Liga musim 2025/26 dilalui dengan kemenangan sekaligus pertahanan kokoh.

Hasil ini memberi sinyal bahwa meski penampilan belum sepenuhnya gemilang, Madrid sedang menemukan ritme permainan bersama pelatih barunya.

Seperti pepatah lama, kemenangan tetaplah kemenangan, dan Alonso mampu memberikannya di awal musim dengan gaya yang menjanjikan.


Dua Laga Awal Tanpa Cela

Penyerang Real Madrid asal Prancis #10, Kylian Mbappe, merayakan gol bersama penyerang Real Madrid asal Brasil #11 Rodrygo setelah mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Oviedo dan Real Madrid CF di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Senin (25-8-2025) dini hari WIB. (Cesar MANSO/AFP)

Debut resmi Alonso di Santiago Bernabeu berakhir manis dengan kemenangan tipis 1-0 atas Osasuna. Laga berikutnya lebih meyakinkan, Los Blancos menundukkan Oviedo 3-0 di laga tandang.

Catatan dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan ini mengingatkan publik pada awal era Rafa Benitez satu dekade alias 10 tahun yang lalu.

Kala itu, Benitez juga sukses menjaga gawang Madrid tetap steril dalam dua laga pertama La Liga, sebuah prestasi yang kini kembali terulang di bawah Alonso.


Struktur Bertahan yang Lebih Solid

Laga antara Real Madrid vs Osasuna akan berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu pada Rabu 20 Agustus 2025 dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB). (JAVIER SORIANO/AFP)

Perubahan paling mencolok dari Madrid versi Alonso adalah kekompakan lini belakang. Tim terlihat terorganisir, dengan semua pemain aktif menjaga area pertahanan.

Alonso menerapkan pressing tinggi, memaksa lawan kehilangan bola di area berbahaya. Strategi ini mengurangi beban besar pada Thibaut Courtois.

Bukti nyata terlihat di laga melawan Oviedo, di mana Courtois hanya melakukan satu penyelamatan penting dari tiga tembakan tepat sasaran. Sementara Osasuna bahkan tak mampu mencatat satu pun shot on target.


Memburu Rekor Benitez

Data tersebut menegaskan kualitas Courtois sekaligus disiplin kolektif yang dibangun Alonso. Madrid terakhir kali mengawali musim dengan dua clean sheet pada 2015/2016 di era Benitez.

Saat itu, Los Blancos bahkan menorehkan empat laga tanpa kebobolan, menahan Sporting Gijon, Betis, Espanyol, dan Granada.

Alonso kini berkesempatan menyamai atau melampaui rekor tersebut, sekaligus memperkuat fondasi kepercayaan diri Madrid di musim yang baru dimulainya.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya