Dari Eberechi Eze hingga Harry Kane, 7 Pemain Hebat yang Tak Disangka Pernah Dilepas Arsenal

Arsenal dikenal sebagai salah satu klub yang sukses melahirkan banyak bakat muda berkualitas. Namun, perjalanan setiap pemain tidak selalu berakhir manis di London Utara.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 25 Agustus 2025, 12:45 WIB
Pertandingan terakhir Eberechi Eze bersama Crystal Palace saat bertandang ke kandang Chelsea, Stamford Bridge, Sabtu (17/08/2025) menjadi kurang spesial. Golnya ke gawang Chelsea dianulir wasit setelah meninjau VAR. (AP Photo/Dave Shopland)

Liputan6.com, Jakarta Arsenal dikenal sebagai salah satu klub yang sukses melahirkan banyak bakat muda berkualitas. Akademi mereka melahirkan nama besar seperti Bukayo Saka hingga Myles Lewis-Skelly.

Namun, perjalanan setiap pemain tidak selalu berakhir manis di London Utara. Banyak talenta menjanjikan justru terpaksa hengkang sebelum berkembang.

Beberapa di antara mereka bahkan kini telah menjadi pemain penting di klub lain. Ada yang bersinar di Premier League, ada pula yang sukses di luar Inggris.

Hal ini menjadi pengingat bahwa dunia sepak bola penuh dengan ketidakpastian. Terkadang keputusan klub tidak sejalan dengan potensi seorang pemain.

Berikut ini tujuh pemain yang pernah dianggap tidak cukup bagus oleh Arsenal. Kini, mereka justru menunjukkan kualitas luar biasa di level tertinggi.


1. Eberechi Eze

Aksi Eberechi Eze pada laga Chelsea vs Crystal Palace di Stamford Bridge, Minggu (17/8) malam WIB - AP Photo/Dave Shopland

Eberechi Eze sempat merasakan pahitnya didepak dari akademi Arsenal saat masih berusia 13 tahun. Kini, 14 tahun berselang, ia justru kembali ke klub London itu dengan nilai transfer mencapai 67,5 juta pounds.

Setelah meninggalkan Arsenal, Eze sempat menimba pengalaman di akademi Fulham, Reading, hingga Millwall. Namun kariernya baru benar-benar melejit ketika ia bergabung dengan QPR pada 2016.

Penggemar langsung jatuh hati dengan penampilannya di Loftus Road. Dari situ, jalan panjang yang berliku membawa Eze pulang ke Arsenal sebagai salah satu pembelian termahal dalam sejarah klub.


2. Harry Kane

Bayern Munich kicked off the 2025/26 Bundesliga season with a resounding 6-0 victory over RB Leipzig at the Allianz Arena.

Harry Kane pernah dianggap tak cukup atletis ketika masih menimba ilmu di akademi Arsenal. Saat itu, para pelatih memutuskan untuk melepasnya di usia belia.

Mantan manajer akademi Arsenal, Roy Massey, mengakui keputusan itu adalah kesalahan besar. Menurutnya, Kane kala itu terlihat pendiam, pemalu, dan kurang menunjukkan tanda-tanda akan jadi bintang besar.

Namun perjalanan membuktikan sebaliknya. Kini Kane telah mencetak lebih dari 450 gol untuk klub dan timnas, menjelma sebagai salah satu striker terbaik dunia.


3. Nathan Tella

Pemain Bayer Leverkusen, Nathan Tella melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Bundesliga 2024/2025 di Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman, Sabtu (11/01/2025) WIB. (AP Photo/Martin Meissner)

Nathan Tella menapaki masa-masa awalnya di akademi Arsenal sebelum dilepas klub pada usia 17 tahun. Peristiwa itu membuat dunia Tella seakan runtuh, menurut pengakuannya kepada The Mirror.

Ia mengaku saat itu merasa sangat dekat untuk menjadi pemain profesional di klub impiannya. Rasa sakit dan kekecewaan pun terasa sangat berat karena semua kerja kerasnya seolah sia-sia.

Lanjut Baca:

Setelah meninggalkan Arsenal, Tella melanjutkan karier di Southampton. Penampilannya yang gemilang saat dipinjamkan ke Burnley membuka jalan bagi kepindahannya ke Bayer Leverkusen dengan nilai 20 juta pounds.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya