Liputan6.com, Jakarta Barcelona kembali menorehkan kisah dramatis akhir pekan ini. Tertinggal 0-2 di babak pertama melawan tuan rumah Levante, Blaugrana sukses membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2 pada jornada kedua La Liga 2025/2026.
Cerita comeback ini seolah sudah menjadi ciri khas Barcelona di bawah Hansi Flick. Sejak kedatangannya, tim asal Catalunya itu terkenal pantang menyerah dan berulang kali bangkit dari ketertinggalan.
Advertisement
Label “Raja Remontada kini melekat kuat pada Barcelona. Dengan total lebih dari sepuluh kali membalikkan keadaan, gaya main penuh intensitas ala Flick menjadi senjata utama mereka.
Remontada yang Menjadi Identitas
Di La Liga musim lalu, Barcelona beberapa kali menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Mereka membalikkan ketertinggalan saat melawan Valencia (0-1 tertinggal, menang 2-1) dan Rayo Vallecano (0-1 tertinggal, menang 2-1).
Puncak drama liga domestik terjadi dalam laga El Clasico di Montjuic. Tertinggal 0-1 dari Real Madrid, Barcelona justru bangkit dan menang telak 5-2.
Cerita serupa juga terjadi ketika melawan Celta Vigo dan Valladolid. Dari kondisi tertinggal, Blaugrana mampu mengubah hasil akhir menjadi kemenangan penuh energi.
Aksi Epik di Kompetisi Eropa
Di Liga Champions, Flick juga menorehkan catatan spektakuler. Barcelona membalikkan keadaan melawan Benfica setelah dua kali tertinggal, dari 1-3 dan 2-4, untuk akhirnya menang 4-5.
Melawan Inter Milan, Blaugrana sempat menunjukkan semangat serupa. Dari tertinggal 0-2 dan 2-3, mereka bangkit hingga memaksakan hasil imbang 3-3.
Namun, laga tandang ke Milan justru menyisakan luka. Barcelona yang unggul 2-0 harus menyerah 3-4, menjadi satu-satunya comeback gagal di era Flick.
Mentalitas Juang dan Tangan Dingin Flick
Selain lawan besar, comeback juga hadir saat menghadapi Atletico Madrid. Mereka dua kali membalikkan keadaan, dari 0-2 menjadi imbang 4-4, lalu dari 0-2 menjadi kemenangan 4-2.
Kemenangan dalam El Clasico kedua menegaskan mentalitas ini. Meski tertinggal 1-2, Blaugrana justru menutup laga dengan kemenangan 3-2.
Secara keseluruhan, Barcelona telah melakukan 11 remontada sukses bersama Flick. Filosofi fleksibilitas taktik dan pressing intens membuat mereka layak disebut Raja Remontada.
Sumber: Barca Universal