Desak Hentikan Kelaparan di Gaza, Ribuan Orang di Melbourne Turun ke Jalan

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 24 Agustus 2025, 16:00 WIB
Desak Pemberian Sanksi Internasional untuk Israel, Ribuan Orang di Melbourne Turun ke Jalan
Ribuan orang turun ke jalan untuk mendukung Palestina di salah satu ruas jalan di Melbourne, Australia pada 24 Agustus 2025. Sambil membentang spanduk dan pamflet, pengunjuk rasa mendesak pemberian sanksi kepada Israel dan aksi internasional untuk segera menghentikan bencana kelaparan di Gaza. Sebelumnya, pada Jumat 23 Agustus 2025, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi menyatakan terjadinya kelaparan di Gaza. PBB menyebut kondisi ini terjadi akibat hambatan sistematis terhadap bantuan oleh Israel. Sekitar 500.000 orang di wilayah permukiman warga yang hancur akibat konflik Israel dan miisi Hamas kini menghadapi kondisi kelaparan parah. Diketahui, sejak awal Maret 2025, Israel sepenuhnya melarang pasokan bantuan masuk ke Gaza yang menyebabkan kekurangan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar yang parah. Israel mulai mengizinkan masuknya bantuan dalam jumlah yang sangat terbatas pada akhir Mei 2025.
Para demonstran ikut serta dalam aksi unjuk rasa pro-Palestina menentang tindakan Israel dan kelangkaan pangan yang terus berlanjut di Jalur Gaza, selama aksi protes di Melbourne, Australia pada 24 Agustus 2025. (William WEST/AFP)
Ribuan orang turun ke jalan untuk mendukung Palestina di salah satu ruas jalan di Melbourne, Australia pada 24 Agustus 2025. (William WEST/AFP)
Sambil membentang spanduk dan pamflet, pengunjuk rasa mendesak pemberian sanksi kepada Israel dan aksi internasional untuk segera menghentikan bencana kelaparan di Gaza. (William WEST/AFP)
Sebelumnya, pada Jumat 23 Agustus 2025, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi menyatakan terjadinya kelaparan di Gaza. (William WEST/AFP)
PBB menyebut kondisi ini terjadi akibat hambatan sistematis terhadap bantuan oleh Israel. (William WEST/AFP)
Sekitar 500.000 orang di wilayah permukiman warga yang hancur akibat konflik Israel dan miisi Hamas kini menghadapi kondisi kelaparan parah. (William WEST/AFP)
Diketahui, sejak awal Maret 2025, Israel sepenuhnya melarang pasokan bantuan masuk ke Gaza yang menyebabkan kekurangan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar yang parah. Israel mulai mengizinkan masuknya bantuan dalam jumlah yang sangat terbatas pada akhir Mei 2025. (William WEST/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya