Sosok Kepala Cabang Bank yang Tewas Dibunuh Menurut Rekan Kerja: Komunikatif & Tak Punya Musuh

Menurut Wigo, almarhum belakangan ditempatkan di Cempaka Putih sebagai kepala cabang. Rotasi jabatan, kata dia, adalah wajar terjadi di lingkungan bank BUMN, tempat IP bekerja.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 22 Agustus 2025, 02:07 WIB
Kepala cabang bank di Jakarta sebelum diculik dan dibunuh

Liputan6.com, Jakarta - Kepergian IP (37), kepala cabang bank di Jakarta, menyisakan duka mendalam di kalangan rekan kerja. Salah satunya Wigo, yang pernah satu kantor dengan almarhum.

"Sebetulnya saya sempat barengnya satu kantor pusat di Sudirman dan satu bagian. Udah agak lama di tahun 2016-2017. Jadi enggak terlalu paham kesehariannya yang sekarang kan. Udah beda kantor juga," kata dia saat ditemui di RS Polri, Kamis (21/8/2025).

"Orangnya supel, orangnya komunikatif, suka bercanda. Basic-nya baik lah. Enggak punya musuh kayaknya orangnya," sambung dia.

Menurut Wigo, almarhum belakangan ditempatkan di Cempaka Putih sebagai kepala cabang. Rotasi jabatan, kata dia, adalah wajar terjadi di lingkungan bank BUMN, tempat IP bekerja.

"Karena dia beberapa kali pindah. Sekarang di Cempaka Putih," katanya

Meski tak lagi satu kantor, komunikasi dengan IP masih terjalin. “Terakhir ya masih suka DM-DM, lewat Instagram, masih sering main ke kantor pusat ya kan. Ya ketemu gitu kan, ngobrol juga. Terakhir mungkin adalah sebulan yang lalu lah. Terus saya juga sempat ketemu di masjid, cuma enggak sempat saling menyapa karena saya buru-buru kan. Jadi enggak sempat ngobrol," ucap dia.

 

Mengaku Syok

Isak tangis keluarga dan rekan kerja pecah ketika jenazah IP (37), kepala cabang bank di Jakarta berinisial IP, keluar dari ruang forensic (Istimewa)

Wigo mengaku syok ketika mendengar kabar duka rekan kerjanya itu. "Saya juga kaget. Udah banyak berseliwaran lah dari semalam gitu kan. Dari grup-grup internal, dari mana-mana gitu," ujar dia

Terkait gosip yang berkembang di internal perusahaan, Wigo mengaku banyak isu simpang siur.

“Dari tadi siang juga ada. Ya ada kabar seperti itu (terkait penagihan). Ada yang kabar terkait karena dia motoran juga. Ya macam-macam lah. Saya juga belum bisa meyakini apa yang sebenarnya terjadi," ucap dia.

 

Harap Kasus Segera Dituntaskan

Sebagai rekan, Wigo berharap polisi segera menuntaskan kasus ini.

"Ya harapannya segera ditangkap semua lah gitu ya, diberi hukuman setimpal. Ya karena saya yakin dia orang-orangnya baik gitu ya, enggak mungkin gitu ya, kayaknya ada sesuatu lah atau apa lah gitu ya. Enggak mungkin sih dia sampai bisa terjebak dalam kondisi seperti ini kalau saya lihat kepribadiannya," tandas dia.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya