Liputan6.com, Lampung - Polisi hingga kini belum menetapkan tersangka kasus kecelakaan mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi adik Wakil Gubernur Lampung, Sasa Chalim. Padahal, status penanganan perkara tersebut sudah naik ke tahap penyidikan sejak Senin (4/8/2025) lalu.
Advertisement
Peristiwa kecelakaan maut itu terjadi di Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Lampung Timur pada 29 Juli lalu. Dua orang yang merupakan pasangan suami istri lanjut usia menjadi korban. Banjar Sopyan (65) meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit, sementara istrinya, Maini (63), menjalani perawatan akibat luka serius.
Kasat Lantas Polres Lampung Timur AKP Glen Siagian, mengungkapkan salah satu kendala dalam penetapan tersangka adalah hasil rekam medis korban yang tidak secara jelas menjelaskan penyebab kematian akibat kecelakaan.
"Surat rekam medis pasca kematian tidak menjelaskan penyebab kematiannya secara jelas akibat kecelakaan. Kami akan berkoordinasi kembali dengan dokter penanggung jawab agar kasus ini terang," kata Glen kepada Liputan6.com, Kamis (21/8/2025).
Selain itu, polisi juga menghadapi kendala lain berupa barang bukti sepeda motor korban yang hingga kini masih dikuasai pihak keluarga.
"Barang bukti motor masih di pihak korban, belum diserahkan meski sudah kami layangkan panggilan. Sementara mobil Fortuner sudah sejak awal diamankan di Mapolres," jelasnya.
Polisi Bantah Ada Intervensi
Terkait isu lambannya penanganan kasus karena adanya intervensi pejabat, Glen menegaskan penyidik akan bertindak profesional.
"Tidak ada intervensi. Kalaupun ada, enggak ngaruh. Kita tetap profesional. Sampai saat ini sudah ada sembilan saksi yang dimintai keterangan," tegasnya.
Sebelumnya, Satlantas Polres Lampung Timur telah menggelar perkara dan menyatakan kasus ini mengarah pada dugaan tindak pidana. Sopir Fortuner, M Zaki (22), yang mengemudikan kendaraan saat kejadian, hingga kini masih berstatus saksi.
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyebut ada indikasi kelalaian pengemudi hingga menabrak sepeda motor Honda Revo tanpa pelat nomor yang dikendarai korban.
Posisi Sasa Chalim di Mobil
Saat kejadian, Sasa Chalim yang juga anggota DPRD Provinsi Lampung disebut berada di kursi belakang dalam kondisi tertidur. Polisi menyatakan, bila dibutuhkan, ia juga akan diperiksa sebagai saksi.
"Bu Sasa duduk di belakang sopir. Ada satu orang lagi duduk di sebelah sopir. Keterangan sopir, Bu Sasa tertidur dalam perjalanan. Kemungkinan yang akan diperiksa yang di sebelah sopir. Tapi kalau dibutuhkan, Bu Sasa juga akan kami periksa," ujar Glen.