Liputan6.com, Jakarta Enam hari sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, Presiden Prabowo Subianto sudah lebih dulu mengirim pesan, khususnya untuk para kader Gerindra.
Saat di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD pada 15 Agustus 2025, Prabowo menegaskan tidak akan melindungi kader Gerindra yang tersangkut kasus korupsi.
Advertisement
"Dan sebagai sesama pimpinan partai saya ingatkan anggota-anggota semua partai termasuk partai saya Gerindra cepat-cepat kalau ada yang terlibat anda jadi Justice collaborator, anda laporkan saja karena walaupun kau Gerindra tidak akan saya lindungi," kata Prabowo kala itu.
Pesan itu seolah diuji, kini kader Gerindra yang juga Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel terjaring OTT KPK atas kasus dugaan pemerasaan terhadap perusahaan yang mengurus sertifikasi K3.
"Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3," kata Wakil Ketua KPK Fitroh kepada awak media, Kamis (21/8/2025).
KPK Sita Puluhan Mobil dan Ada Moge Ducati
Fitroh memastikan, posisi pria akrab disapa Noel tersebut sudah di Gedung Merah Putih KPK Jakarta. Menurut dia, OTT dilakukan dalam rangkaian yang dilakukan semalam.
"Sudah (di KPK), rangkainnya dari semalam," ungkap Fitroh.
Menurut Fitroh, sejumlah barang bukti disita dalam operasi yang berlangsung pada Rabu (20/8/2025) malam.
"Yang pasti ada uang, ada puluhan mobil dan ada motor ducati," kata Fitroh saat dikonfirmasi, Kamis (21/8/2025).
Terkait jumlah uang disita, Fitroh belum merincinya.
Profil Wamenaker
Immanuel Ebenezer Gerungan atau akrab disapa Noel lahir di Riau pada 22 Juli 1975. Dia merupakan lulusan Sarjana Sosial dari Universitas Satya Negara Indonesia.
Noel sempat menjadi Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman). Kemudian, ia juga aktif mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.
Pada 12 Juni 2021, Noel diangkat menjadi Komisaris Utama PT Mega Eltra yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia. Setahun kemudian, Noel dicopot dari jabatannya oleh Menteri BUMN Erick Thohir karena berkaitan dengan kasus terorisme Munarman.
Dia menjadi saksi di pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Februari 2022. Selanjutnya, Noel kembali aktif menjadi pendukung pada Pilpres 2024.
Sikap Politik Noel
Noel merupakan bagian dari Jokowi Mania yang awalnya mendukung Ganjar Pranowo. Saat itu PDIP belum mengusung calon presiden. Kendati begitu, dalam prosesnya terdapat ketagangan antara Jokowi Mania dengan PDIP, alhasil munculah relawan Ganjar Mania.
Dinamika politik membawanya pada pergeseran sikap. Awalnya, Jokowi Mania sempat mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024. Namun, seiring waktu, ia menarik dukungan terhadap Ganjar dan mengalihkan dukungan kepada Prabowo Subianto.
Keputusan ini semakin menguat setelah Gibran Rakabuming Raka, putra Jokowi, dipilih sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo. Immanuel Ebenezer kemudian mendeklarasikan dukungan penuh kepada pasangan Prabowo-Gibran dan bergabung dengan Partai Gerindra.