Top 3: Viral Uang Baru Rp 80 Ribu

Berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal Bisnis Liputan6.com pada Kamis 21 Agustus 2025.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 21 Agustus 2025, 06:30 WIB
Ilustrasi Penukaran uang baru (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Ramai kabar di media sosial bahwa Bank Indonesia merilis uang baru khusus pecahan Rp 80 ribu sebagai edisi peringatan kemerdekaan. Dalam unggahan yang tersebar di media sosial, desain uang edisi khusus itu menampilkan gambar Ir. Soekarno.

Salah satu akun mempostingnya di Facebook pada 19 Juni 2025. Berikut petikannya:

"Aesthetic banget 🤑 inilah penampakan uang kertas edisi khusus HUT RI ke-80 Tahun Agustus mendatang.Adakah yg sudah punya?"Lalu benarkah postingan Bank Indonesia menerbitkan uang rupiah khusus untuk memperingati HUT RI ke-80?

Artikel mengenai uang baru ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada sejumlah artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal Bisnis Liputan6.com pada Kamis 21 Agustus 2025:

1. Beredar di Medsos Uang Baru Rp 80 Ribu pada HUT RI, Ini Kata BI

Beberapa waktu lalu menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia tahun 2025, muncul kabar menarik yang ramai diperbincangkan publik. Disebut-sebut, Bank Indonesia merilis uang baru khusus pecahan Rp80 ribu sebagai edisi peringatan kemerdekaan. Informasi tersebut mendadak viral di berbagai platform media sosial.

Dalam unggahan yang tersebar di media sosial, desain uang edisi khusus itu menampilkan gambar Ir. Soekarno, Bendera Merah Putih, peta Indonesia, Garuda Pancasila, serta tulisan dan angka “80 NKRI” yang merujuk pada usia kemerdekaan RI.

Simak selengkapnya di sini

 

2. Indonesia Darurat Penipuan Keuangan, Jeratan Love Scam hingga Lowongan Kerja Menggiurkan

Ilustrasi hacker (Ilustrasi dari AI/ Fotor)

Ancaman penipuan di sektor keuangan Indonesia menjadi sorotan. Hal ini seiring kerugian yang dilaporkan masyarakat menyentuh Rp 4,6 triliun.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kerugian itu sejak Indonesia Anti-Scam Center (IASC) berdiri pada November 2024. Jadi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, kerugian masyarakat sudah mencapai Rp 4,6 triliun dan kerugian itu melebihi prediksi awal.

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi saat acara Kampanye Nasional Berantas Scam dan Aktivitas Keuangan Ilegal, Jakarta, Selasa, 19 Agustus 2025.

Simak selengkapnya di sini

 

3. Buruh Minta Upah 2026 Naik hingga 10,5%, Ini Alasannya

Ribuan buruh dari berbagai elemen melakukan longmarch menuju depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (29/9). Dalam aksinya mereka menolak Tax Amnesty serta menaikan upah minumum provinsi (UMP) sebesar Rp650 ribu per bulan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Koalisi Serikat Pekerja menegaskan, perbaikan kondisi ekonomi nasional justru menjadi alasan kuat untuk menaikkan upah minimum 2026.

Presiden KSPI Said Iqbal menuturkan, dalam pidato kenegaraan 15 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto menyatakan angka pengangguran dan kemiskinan mengalami penurunan.

Bagi buruh, pernyataan tersebut harus diikuti dengan kebijakan peningkatan kesejahteraan pekerja, khususnya lewat kenaikan upah minimum. Jika ekonomi dinyatakan sehat, maka buruh juga berhak merasakan manfaat langsung dari pertumbuhan tersebut.

Simak selengkapnya di sini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya