Liputan6.com, Jakarta Film horor Good Boy mengambil pendekatan yang jarang diambil kebanyakan sinema dalam genre sejenis. Alih-alih menampilkan sudut pandang alias POV manusia, film ini menghadirkan perspektif seekor anjing peliharaan yang menyaksikan teror mengerikan.
Trailer perdana film horor unik ini dirilis pada Senin (18/8/2025) lalu oleh Independent Film Company di akun IFC Films. Trailer dibuka dengan hangat, menampilkan seekor anjing menggemaskan yang terus berada di sisi sahabat manusianya dari tahun ke tahun. "Sahabat manusia. Selalu ada di sisimu. Dalam masa bahagia. Dan...," begitu tulisan yang dicantumkan dalam trailer ini.
Advertisement
Atmosfer hangat kemudian berubah 180 derajat, saat si Guguk mendengar ketukan misterius di tengah malam. Kamera kemudian mengikuti langkah hewan berkaki empat ini menjelajah ruangan di dalam rumahnya, untuk mengecek sumber suara misterius itu. Ia langsung menggonggong dengan panik begitu menemukan asal suaranya.
Sinopsis Good Boy juga telah dirilis, dalam paragraf pendek:
"Seekor anjing setia pindah ke rumah keluarga di pedesaan bersama pemiliknya, Todd, dan menemukan kekuatan supernatural yang mengintai di balik bayang-bayang. Saat makhluk-makhluk gelap mengancam sahabat manusianya, anjing pemberani itu berjuang untuk melindungi orang yang paling dicintainya."
Anjing Lucu Bernama Indy
Good Boy disutradarai Ben Leonberg, yang sekaligus juga menulis naskah bersama Alex Cannon. Adapun aktor dan aktris yang tampil dalam film ini antara lain Larry Fessenden, Arielle Friedman, Shane Jensen, Anya Krawcheck, dan Stuart Rudin.
Sementara sang bintang utama adalah seekor anak anjing bernama Indy. Proyek ini diakuisisi Shudder untuk didistribusikan di AS, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, dan Selandia Baru setelah pemutaran perdananya di SXSW pada bulan Maret.
Di festival tahunan ini, Deadline mewartakan, Good Boy disambut hangat penonton dan Indy beroleh gelar Howl of Fame, diwartakan People. Film ini juga tayang di Festival Film Overlook di New Orleans, dengan jumlah layar yang ditambah, lalu dapat penghargaan Film Panjang Paling Menakutkan.
Inspirasi Ben Leonberg
Ben Leonberg mengungkap salah satu inspirasinya dalam membuat film ini, adalah kejadian yang sering dialami pemilik binatang peliharaan.