Jose Mourinho Bicara Masa Depan: Portugal Dulu, Baru Negara Lain

Jose Mourinho menegaskan takdirnya adalah melatih timnas Portugal di Piala Dunia, meski juga membuka peluang menangani Inggris di masa depan.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 19 Agustus 2025, 20:15 WIB
,Pelatih Fenerbahce Jose Mourinho, memberi isyarat sebelum pertandingan perempat final Piala Turki antara Fenerbahce dan Galatasaray di Stadion Ulker, Istanbul, Rabu, 2 April 2025. (Foto Huseyin Yavuz/Dia via AP)

Liputan6.com, Jakarta Jose Mourinho kembali angkat bicara soal masa depannya sebagai pelatih, kali ini dengan pernyataan yang cukup tegas. Ia menilai melatih timnas Portugal di Piala Dunia adalah sebuah takdir.

Meski begitu, pelatih Fenerbahce tersebut juga membuka kemungkinan suatu hari nanti bekerja bersama tim nasional lain, termasuk Inggris. Mourinho menekankan bahwa koneksi pribadi akan selalu jadi pertimbangan dalam pilihannya.

Sementara ini, ia masih fokus bersama Fenerbahce yang tengah berjuang menembus fase grup Liga Champions. Namun wacana kepulangannya ke Portugal terus jadi bahan pembicaraan.


Takdir Mourinho Bersama Portugal

Ekspresi pelatih AS Roma, Jose Mourinho, setelah pertandingan leg kedua semifinal Liga Europa 2022/2023 timnya berhasil menahan imbang Bayer Leverkusen dengan skor 0-0 (agregat 1-0) di BayArena, Jumat (19/05/2023) dini hari WIB. Dalam sepanjang karirnya, 31 Mei 2023 nanti merupakan final keenam The Special One di kompetisi Eropa. (AP Photo/Martin Meissner)

Mourinho sudah sejak lama menyatakan minatnya untuk menangani Portugal. Ia menilai kariernya di level internasional hanya bisa dimulai dengan negaranya sendiri.

"Saya sudah pergi dari Portugal sejak 2004, dan saya rasa negara saya tidak akan menerima jika saya melatih tim lain," ujarnya kepada Sporty Net. "Takdir saya, dalam sepak bola internasional, adalah tampil di Piala Dunia bersama Portugal."

Ia menegaskan tidak pernah mempertimbangkan tawaran dari Brasil meski sempat dikaitkan. Baginya, kesempatan pertama harus selalu bersama timnas Portugal.


Peluang Latih Inggris dan Negara Lain

2. Jose Mourinho (Chelsea) - Pada musim 2014-2015 The Special One berhasil membawa Chelsea menjuarai Liga Inggris. Namun, karena permasalahan internal klub, Mourinho akhirnya dipecat pada 17 Desember 2015. (AFP/Glyn Kirk)

Meski mematok Portugal sebagai prioritas, Mourinho tidak menutup kemungkinan untuk menangani tim nasional lain setelahnya. Ia menyebut Brasil, Inggris, dan Italia sebagai destinasi potensial.

"Setelah Portugal, orang harus mengerti saya seorang profesional dan bisa melatih tim lain, tapi selalu tim dengan koneksi khusus dengan saya," jelasnya.

Menurut Mourinho, Brasil punya kedekatan sejarah, Inggris dianggap rumah, sementara Italia pernah memberinya pengalaman panjang sebagai pelatih.


Situasi Portugal dan Fokus di Klub

Saat ini, Portugal masih ditangani Robert Martinez yang sukses mempersembahkan gelar Nations League musim panas lalu. Meski begitu, spekulasi soal Mourinho sebagai calon pengganti terus menguat.

Portugal akan segera memulai kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan laga tandang melawan Armenia dan Hungaria pada September. Nama Mourinho disebut-sebut sebagai opsi jangka panjang.

Sementara itu, Mourinho tetap melanjutkan pekerjaannya bersama Fenerbahce. Klub Turki tersebut baru saja menyingkirkan PSV di babak kualifikasi Liga Champions dan akan menghadapi Benfica di play-off.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya