Liputan6.com, Jakarta Real Madrid tengah memetakan rencana jangka panjang untuk memperkuat sektor kreatif tim. Setelah Toni Kroos memutuskan pensiun dan Luka Modric hijrah ke AC Milan, kebutuhan akan gelandang pengatur serangan semakin mendesak.
Kehilangan dua maestro lini tengah itu membuat klub harus mencari figur baru yang bisa menjadi otak permainan. Situasi ini menempatkan perekrutan gelandang kreatif sebagai prioritas yang tak bisa ditunda.
Advertisement
Selain itu, masa depan Dani Ceballos juga belum pasti. Ia disebut berhasrat kembali ke Real Betis, klub yang pernah dibelanya dan tempat ia berpeluang menjadi sosok penting.
Rekomendasi dari Juni Calafat
Menurut laporan Defensa Central, kepala pemandu bakat Juni Calafat telah mengajukan rekomendasi khusus kepada manajemen. Ia menyoroti dua nama muda yang dinilai bisa menjadi solusi untuk masa depan tim.
Salah satu nama tersebut adalah Javi Guerra, gelandang berusia 22 tahun milik Valencia. Pemain ini baru saja memperpanjang kontraknya, tetapi performanya dianggap cukup menarik bagi Real Madrid.
Guerra dipandang memiliki kapasitas untuk berkembang menjadi figur penting di lini tengah. Usianya yang masih muda juga sesuai dengan strategi klub yang mengutamakan investasi jangka panjang.
Ayyoub Bouaddi Masuk Radar
Selain Guerra, Calafat juga menaruh perhatian pada Ayyoub Bouaddi dari Lille. Pemain berusia 17 tahun ini dipandang sebagai prospek besar yang bisa dipoles menjadi bintang masa depan.
Bouaddi disebut sebagai "permata mentah" yang sedang menanjak di sepak bola Prancis. Real Madrid menilai potensinya layak dipertimbangkan sebagai bagian dari proyek regenerasi skuad.
Dengan dua rekomendasi ini, fokus klub semakin jelas: menemukan arsitek baru lini tengah. Real Madrid ingin memastikan transisi pasca-Kroos dan Modric berjalan mulus tanpa kehilangan identitas permainan.