Liputan6.com, Jakarta Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan pujian besar kepada Riccardo Calafiori setelah penampilannya melawan Manchester United. Sang bek dinilai mampu memberi energi baru bagi tim.
Calafiori tampil penuh percaya diri di laga yang berlangsung di Old Trafford, Minggu (18/8/2025) malam WIB. Gol tunggal yang ia cetak menjadi pembeda kemenangan The Gunners.
Advertisement
Tambahan tiga poin membuat Arsenal naik ke posisi keenam klasemen sementara Liga Inggris. Kemenangan ini juga memperpanjang tren positif mereka di awal musim.
Arteta menyebut kehadiran Calafiori tidak hanya penting secara teknis, tetapi juga memengaruhi atmosfer tim. Aura positifnya diyakini menjadi kunci dalam situasi krusial.
Kemenangan tipis Arsenal atas Manchester United membuat Arteta semakin optimistis menatap musim ini. Ia melihat Calafiori sebagai sosok yang bisa tampil di berbagai peran berbeda.
Calafiori Bawa Energi Baru
Arteta menilai Calafiori punya kemampuan mengubah dinamika permainan hanya dengan kehadirannya. Sang manajer menekankan bahwa aura positif Calafiori memengaruhi suasana tim secara keseluruhan.
Selain itu, Calafiori juga dianggap memberi dorongan emosional yang membuat rekan setim lebih bersemangat. Hal ini menjadi faktor penting dalam kemenangan atas Manchester United.
"Dia punya kapasitas untuk mengubah energi. Ketika dia masuk ke ruang ini, dia mengubah energi di dalam ruangan, dia juga mengubah energi di dalam tim," kata Arteta.
"Dia punya aura, punya kehadiran yang istimewa. Jadi, saya sangat senang dengannya," tambah Arteta.
Sulit Diprediksi Lawan
Tidak hanya soal mentalitas, Arteta juga menyoroti fleksibilitas Calafiori di lapangan. Menurutnya, bek asal Italia itu bisa mengisi banyak posisi berbeda.
Keberadaan Calafiori membuat lawan kesulitan membaca pergerakan Arsenal. Fleksibilitas ini memberikan keuntungan taktis bagi Arteta.
"Dia juga tipe pemain yang sangat sulit diprediksi lawan karena bisa mengisi banyak posisi berbeda," ujar Arteta.
"Dia bisa melakukan hal-hal di sekitar kotak penalti kita, di lini tengah, bahkan di kotak lawan, dan itu sangat sulit diprediksi," jelasnya.