Liputan6.com, Jakarta- Lomba lari Titan Run 2025 berhasil mencatatkan sejarah baru dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Rekor yang dicatatkan Titan Run 2025 adalah lomba lari pertama di Indonesia yang menghadirkan durian sebagai sajian khas untuk para peserta.
Gelaran yang berlangsung di ICE BSD, Sabtu (16/8/2025) ini diikuti sekitar 6.000 peserta, terbagi dalam tiga kategori yakni 17,8 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer.
Advertisement
Dua pelari nasional berhasil menjadi pemenang di dua kategori yang diperlombakan. Robi Syianturi menjadi pemenang katgeori 17,8 K pria dengan catatan 57 menit 29 detik. Sedangkan Agus Prayogo menjadi pemenang di 10K ptria dengan 33 menit 16 detik.
Wakil Direktur Utama MURI, Osmar Susilo, menyebut pencapaian Titan Run 2025 sebagai inovasi yang unik dalam dunia olahraga lari di Tanah Air.
“Hari ini Titan Run telah mendapatkan rekor MURI sebagai ajang lari pertama dengan penyajian durian. Jadi ini merupakan yang pertama di Indonesia dan ini adalah sesuatu yang luar biasa untuk ajang lari,” kata Osmar.
Selain itu, Osmar juga mengapresiasi penyelenggaraan Titan Run yang dinilai mampu menghadirkan atmosfer positif bagi para peserta.
“Ajang ini sangat positif bisa dilihat tadi acaranya ajang lari sangat steril dan juga udaranya adem sehingga kita bisa sehat dalam berlari,” ujarnya.
Hadiah Mobil
Komisaris Utama PT Titan Infra Sejahtera, Suryo Suwignjo, menjelaskan Titan Run 2025 mengalami peningkatan jumlah peserta yang signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Yang membedakan dari tahun lalu, tahun ini pesertanya lebih banyak. Tahun lalu pesertanya sekitar 5.000 orang, dan tahun ini sekitar 6.000 orang. Tahun lalu kami terpaksa batasi pesertanya karena lokasinya tidak memungkinkan, tapi di tahun ini lokasi lebih besar sehingga memungkinkan kami melayani peserta lebih banyak,” ucap Suryo.
Suryo juga menyoroti daya tarik baru dari sisi hadiah. Hal ini yang diyakini membuat peserta menjadi lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.
“Pembeda utama tahun ini di doorprize, kami menyediakan BYD M6 yang tahun lalu tidak ada. Itu barangkali menjadi salah satu daya tarik yang lumayan cukup atraktif untuk teman-teman pelari.”
Rutin di Agustus
Sementara itu, Ailiy, Project Director Titan Run 2025, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menggelar acara di bulan Agustus sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kami bagaimana seperti biasa ingin warga sehat. Jadi berkenaan dengan 17-an kami akan selalu mengadakan ajang Titan Run di bulan Agustus. Sekalian merayakan kemerdekaan Indonesia, kami ingin masyarakat sehat dan terus berkembang,” kata Ailiy.
Dari sisi peserta, ajang ini juga mendapat sambutan positif. Seorang pelari yang mengikuti kategori 17,8 kilometer menyebut Titan Run memiliki keunikan tersendiri.
Hal senada diungkapkan tamu undangan, Erry Firmansyah, yang menilai Titan Run 2025 berjalan sukses.
“Acaranya sangat luar biasa dan sukses. Pesertanya banyak, makanan juga banyak. Acara ini sangat positif karena meningkatkan kesehatan masyarakat lewat olahraga lari maupun jalan,” tutur Erry.